Nafas Segar Selama Berpuasa

Drg. Henny Susanty

puasa-halitosis1 Saat menunaikan ibadah puasa di bulan suci ramadhan kita sering merasa kurang percaya  diri   karena masalah bau mulut. Orang yang berpuasa biasanya mulutnya akan berbau tidak enak, namun hal ini wajar-wajar saja. Karena dasarnya bau mulut tidak hanya terjadi pada saat bulan puasa saja, bahkan kapan saja bau mulut bisa terjadi pada diri kita.

Ada beberapa penyebab yang perlu diketahui dalam masalah bau mulut ini.   Bau mulut atau   halitosis-puasa2halitosis disebabkan karena penyakit  kronis tertentu, seperti gangguan pencernaan, terutama pada lambung, infeksi pada saluran pernafasan dan penyakit kronis seperti Diabetes Melitus. Bau mulut juga dapat disebabkan permasalahan pada rongga mulut seperti gigi berlubang, infeksi pada gusi, dan adanya karang gigi. Penyebab yang paling umum terjadi adalah karena tertinggalnya sisa-sisa makanan yang tak dibersihkan di dalam mulut. Sisa-sisa makanan yang masuk di lubang dan sela-sela gigi akhirnya membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap.

halitosis-puasa3 Bau mulut dalam berpuasa terjadi karena kurangnya cairan di dalam mulut dan saluran pencernaan yang kosong sehingga menimbulkan bau mulut tersebut. Mulut yang menjadi kering mengakibatkan bakteri  dapat berkembang biak di dalam mulut dengan baik yang memecah asam amino dan menghasilkan gas sulfur dan membuat mulut berbau tidak sedap.
Tanda-tanda adanya bau mulut biasanya adalah air liur kental, mulut kering dan rasa tidak nyaman bicara. Lawan bicara akan terlihat risih, menjauh dan mengambil jarak dalam berbicara.

Tips menuju nafas segar selama berpuasa:
1.     Cari terlebih dahulu hal-hal yang dapat menyebabkan bau mulut dengan mengetahui sumbernya terlebih dahulu anda dapat melakukan penanganan yang tepat
2.    Segera sikat gigi setelah makan sahur karena setelah 2 menit sisa makanan yang menempel di mulut dengan cepat menjadi asam. Dengan menggosok gigi terutama setelah selesai makan adalah langkah terpenting jika tak ingin bau mulut menyerang. Namun, jangan asal menggosok gigi, Sikat gigi yang baik tidak usah cepat-cepat tapi menyeluruh tujuannya agar semua permukaan gigi bisa dibersihkan dari bakteri. Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang halus  dan gosok pelan saja agar gusi tidak terluka
3.    Celah gigi biasanya tidak terjangkau oleh sikat gigi,gunakanlah benang gigi yang bisa menolong untuk membersihkan di sela-sela gigi.
4.    Kurangi makanan yang mengandung gula dan produk susu atau karbohidrat tinggi karena akan mempercepat metabolisme mulut menjadi asam.
5.     Berkumur-kumur untuk menetralisir tingkat asam di mulut.
6.    Gunakan obat kumur yang tidak mengandung alkohol  untuk menjaga kesegaran nafas karena semakin tinggi kandungan alkohol dalam obat kumur akan semakin membuat kondisi rongga mulut semakin kering yang memicu bau mulut.
7.    Rawat gigi kita di dokter gigi dan cek up minimal dua kali setahun.   senyum