Apakah restorasi terbaik pasca perawatan saluran akar?

drg. Anastasia Elsa Prahasti, SpKG

Restorasi yang diberikan pada gigi dengan kavitas/lubang, dapat berupa restorasi direk (seperti tumpatan komposit, tumpatan amalgam maupun tumpatan semen ionomer kaca) dan indirek (seperti onlei, inlei, mahkota selubung). Setelah perawatan saluran akar, apakah ada perbedaan pertimbangan dalam memilih teknik restorasi yang akan dikerjakan untuk mendapat hasil yang maksimal?

Setelah perawatan saluran akar, konsistensi air pada gigi berkurang sehingga gigi menjadi getas dan rapuh. Pada umumnya, gigi juga sudah kehilangan cukup banyak jaringan keras yang diakibatkan proses karies dan pembuatan arah masuk ke saluran akar.

Restorasi direk terkadang menjadi pilihan karena lebih ekonomis (lebih murah) dan lebih sedikit kunjungan ke dokter gigi. Tetapi bila diaplikasikan pada gigi pasca PSA dengan kavitas luas, maka restorasi ini tidak menjadi pilihan utama, karena tekanan kunyah pada gigi tersebut akan bersifat membelah gigi seperti baji.

Pada kasus seperti tersebut di atas, maka restorasi indirek menjadi pilihan utama. Restorasi indirek memungkinkan untuk mendapatkan kontur proksimal yang ideal (karena dikerjakan diluar mulut sehingga presisi dapat dicapai dengan lebih baik), dan untuk pencegahan fraktur pada gigi pasca PSA, maka pilihan lebih pada restorasi direk yang dapat memeluk lingkar gigi, seperti yang terjadi pada restorasi onlei dan mahkota selubung.

Pada banyak kasus, restorasi onlei merupakan restorasi ideal bagi gigi pasca PSA. Sementara mahkota selubung digunakan pada kasus-kasus tertentu dimana kehilangan jaringan keras gigi sangat meluas, sisa dimensi vertikal mahkota gigi hanya memungkinkan perlekatan pada sekeliling servikal gigi.

gbr-nov10

Pada restorasi onlei, tekanan kunyah akan disalurkan merata pada seluruh jaringan gigi, dan karena ia melingkari dan meliputi seluruh tonjol gigi maka tekanan kunyah akan menyatukan tonjol-tonjol gigi tersebut. Hal ini berkebalikan arah dengan restorasi indirek maupun restorasi inlei.


gbr diambil dari www.moredentistry.com