APAKAH STAIN (PERUBAHAN WARNA) PADA GIGI ANAK BERARTI LUBANG GIGI?

by drg. Mery Cahyadi

children+toothbrush
Seringkali orangtua bertanya-tanya apakah stain (perubahan warna) pada gigi anaknya pertanda adanya lubang gigi, jawabannya mungkin ya atau hanya merupakan stain tanpa disertai adanya lubang gigi. Dengan pemeriksaan secara menyeluruh maka dapat ditegakkan diagnosa yang tepat.

Stain pada gigi anak-anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berdasarkan faktor penyebabnya dapat dibagi menjadi faktor intrinsik ( stain akibat perubahan warna yang terjadi dari dalam gigi sendiri ) dan faktor ekstrinsik ( stain yang disebabkan oleh faktor-faktor dari luar gigi seperti akibat penumpukan zat warna dari makanan atau minuman, atau buruknya kebersihan gigi.

Stain yang disebabkan oleh faktor intrinsik :

tetracycline stain  Stain akibat konsumsi obat antibiotik tetrasiklin sejak bayi di kandungan atau pada saat pembentukan gigi tetap dapat menyebabkan perubahan warna gigi menjadi keabu-abuan atau kuning kecoklatan yang terjadi pada sebagian besar gigi dalam mulut.

 

black stain  Stain akibat trauma pada gigi dapat menyebabkan gigi menjadi berwarna lebih gelap atau lebih kuning dibanding gigi lainnya, biasa terjadi pada satu atau dua gigi yang terkena trauma.

 

fluorosis  Stain akibat fluorosis (kelebihan fluoride) berupa garis-garis putih sampai berupa permukaan yang tidak rata pada gigi tergantung tingkat keparahannya.

 

 

Stain yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik :

Stain dari penumpukan zat warna dari makanan atau minuman yang berwarna seperti teh, juice buah, kopi atau makanan-makanan yang berwarna.

Stain berwarna kehitaman pada permukaan luar gigi anak, dapat disebabkan oleh suplemen zat besi dari susu formula.

Stain berwarna hijau atau oranye, merupakan akibat adanya bakteri kromogenik, karena pembersihan gigi yang kurang baik.

Untuk stain yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik dapat dihilangkan dengan mudah dengan tindakan dental cleaning oleh dokter gigi. Tetapi untuk stain yang disebabkan oleh faktor intrinsik memerlukan tindakan yang lebih kompleks, untuk memperbaiki gigi secara estetis, dapat dilakukan pemutihan gigi ( dental whitening ) dan veneer komposit atau porselen.

Pemeriksaan yang menyeluruh diperlukan untuk memeriksa apakah stain tersebut disertai dengan adanya lubang gigi atau infeksi gigi sehingga dapat ditentukan tindakan yang tepat sesuai diagnosa dan tumbuh kembang gigi anak.