Memperbaiki Sentral Diastema

by drg. Trini Santi Pramudita SpKG

Tidak semua orang memiliki gigi-geligi yang berbaris rapi. Gigi depan yang renggang atau dikenal dengan sentral diastema adalah suatu ruang yang terdapat diantara dua buah gigi yang berdekatan yaitu gigi seri depan pada rahang atas. Keadaan ini dapat mengganggu harmonisasi senyum, sehingga sering kali membuat seseorang tidak percaya diri.

Faktor-faktor penyebabnya adalah :

  • adanya frenulum labial yang tinggi,
  • ukuran gigi seri lateral yang kecil,
  • kebiasaan buruk menghisap jari, gigi yang berjejal,
  • gigi yang hilang
  • dan lain sebagainya.

Ada beberapa cara untuk mengatasi hal ini, seperti :

  • pemasangan kawat gigi,
  • penambalan gigi
  • gigi palsu.

Bila ruang tersebut tidak terlalu besar, maka dapat ditutup dengan pembuatan crown atau mahkota tiruan atau sering pula dikenal dengan istilah jacket crown.

Selain itu dapat pula dilakukan penambalan atau veneer, yaitu melapisi permukaan gigi asli dengan bahan porselen atau komposit resin yang tergantung dengan kondisi gigi dan kontak dengan gigi lawannya.

Penambalan atau veneer dengan bahan komposit resin adalah teknik yang paling sederhana, minimally invasive dan lebih mudah diprediksi hasil akhirnya. Biasanya sebelum dilakukan prosedur ini, terlebih dahulu pasien di foto klinis dan dicetak giginya, untuk kemudian dibuatkan desain perkiraan hasil akhir atau yang biasa disebut mock-up. Dengan adanya mock-up, merupakan media komunikasi antar dokter gigi dan pasien apakah hasilnya sudah memuaskan seperti apakah lebar dan panjang gigi sudah cukup, bentuk anatomis gigi sudah serasi (kotak, oval, segitiga, dll), ketebalannya, dan lain sebagainya. Adanya perubahan dapat dilakukan pada tahap ini, kemudian baru memulai prosedur.

Seperti apakah prosedur penambalan pada kasus sentral diastema? Berikut ini terdapat gambar bagian dari sederet tahapan penambalan komposit resin yang mungkin dapat memberikan gambaran untuk anda. Bukan merupakan baku umum, setiap dokter gigi dapat memiliki teknik yang berbeda-beda.

diastema

Keterangan gambar :
Gambar 1 : Preoperatif sebelum penambalan, terlihat adanya sentral diastema antara dua gigi depan.
Gambar 2 : Aplikasi komposit resin dgn memperhatikan kontur dan proporsi optimal
Gambar 3 : Aplikasi komposit resin juga dilakukan pada bagian belakang gigi
Gambar 4 :  Hasil akhir penutupan diastema

Beberapa contoh lainnya :

Sebelum dan sesudah

diastema 1diastema 3

 

 

 

diastema 2

 

 

 

 

Sumber:

  1. Marcos, vargas. A step by step approach to a diastema closure, Journal of Cosmetic Dentistry, fall 2010, vol 26 (3) : 40-45
  2. Soon-Kong Hwang, et al. Diastema closure using direct bonding restorations combined with orthodontic treatment: a case report. Restor Dent Endod. 2012 Aug;37(3):165-169.
  3. http://www.dentaljuce.com/fruit/images/diastema/banda.jpg