Bagaimana cara untuk mengetahui anda punya masalah bau mulut (Halitosis)?

Drg. Henny Susanty

halitosis1

Biasanya yang pertama kali mengetahui bahwa anda mempunyai masalah bau mulut (Halitosis) adalah orang terdekat anda apabila anda sedang berkomunikasi dengan mereka. Tapi sayangnya kebanyakan orang-orang tersebut tidak akan memberitahu anda karena takut menyinggung perasaan anda.

Jika indera penciuman anda tidak dapat merasakan adanya bau mulut, anda dapat menanyakan pada pasangan atau orang terdekat anda. Tetapi apabila anda sungkan untuk melakukannya, anda dapat menanyakan kepada dokter gigi anda. Biasanya di beberapa klinik gigi akan menyediakan alat pengukur bau mulut atau yang dikenal dengan nama halimeter beserta dengan treatmentnya.

Cara sederhana untuk mengetahui adanya masalah bau mulut secara cepat dan dapat dilakukan dirumah bisa dilakukan dengan dua cara:

Cara pertama adalah denganmenggunakan cotton bud gosokkan pada bagian depan punggung lidah anda. Ditunggu sebentar supaya cotton bud agak mengering lalu anda cium baunya dengan hidung anda. Bau yang ada adalah kondisi bau dari bagian lidah anda.

Lalu kemudian kita beralih dengan pengecekan kedua dengan cara menggunakan sendok makan. Ambil sendok makan dengan posisi sendok  terbalik, punggung sendok menghadap atas. Kemudian garukkan pelan-pelan di punggung lidah anda dari bagian belakang ke bagian depan. Pada ujung sendok akan anda liat larutan kental berwarna keputihan. Kemudian anda cium baunya, bau yang anda cium adalah bau yang dirasakan orang lain ketika berada di dekat anda dan berbincang dengan anda.

Bila anda mengalami masalah ini segera hubungi dokter gigi anda untuk konsultasi dan mendapatkan perawatannya.

14 thoughts on “Bagaimana cara untuk mengetahui anda punya masalah bau mulut (Halitosis)?

  1. Apakah halitosis yang disebabkan oleh masalah pencernaan bisa dihilangakan dengan mudah. Serta faktor apa saja yang biasanya menyebabkan hal tersebut.

    • Dear Novi,
      Memang selain masalah di rongga mulut, bau mulut dapat disebabkan oleh kelainan pada organ lain atau penyakit pada organ tubuh lain. Misal: kelainan THT seperti sinusitis, kelainan paru seperti bronchitis. Pada penderita penyakit kencing manis (Diabetes Melitus) juga menimbulkan bau mulut. Sedangkan pada kelainan percenaan dapat disebabkan antara lain oleh refluks asam lambung kronis karena gangguan maag atau bisa juga disebabkan oleh kuman helicobacter pylori, untuk mengatasi bau mulut yang disebabkan bukan karena kelainan di rongga mulut tentunya selain menjaga kebersihan mulut, perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan perawatan atas masalah tersebut.
      Untuk konsultasi silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center.
      Terima kasih, drg. Henny Susanty, Dentia Dental Dentist Team

  2. mohon alamat dentia dental care center, aku mengalami masalah bau mulut, sy sdh ke dokter tht, internist dan dr.gigi (sering dan berulang) tapi semua tdk ada hasilnya. Aku mohon bantua alamatnya. tqs

      • Dear dokter
        saya mengidap halitosis kronis menahun. lidah saya terasa tdk enak setiap saat. saya berencana akan berobat ke klinik halitosis di luar negeri. mohon infonya apakah bisa disembuhkan di klinik dokter ?

        • Dear Lia,
          Harus diteliti dahulu penyebab halitosis dan rasa yang tidak enak pada lidah Lia. Apakah dari dalam mulut atau karena ada penyakit sistemik. Jika ada penyebab dari dalam gigi atau dari dalam mulut kami dapat menanganinya. Dan juga dapat dibantu dengan obat kumur bahan herbal alami yang bisa didapatkan di klinik kami.Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
          Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami,

          Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.

          Terima kasih,
          Drg. Ricke Santoso SpKG. FIPGU
          Dentia Dental Dentist Team

  3. Apakah Dentia Dental Care Center sudah ada suntik sel induk pada gigi tanggal seperti yg sudah diterapkan di Amerika dan Jepang? Terima kasih

    • Jonang,
      Untuk sistem cell gigi kami blm bisa dan untuk saat ini metode ini blm untuk umum , msh dalam studi/riset.
      Untuk konsultasi silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center.
      Terima kasih, Drg.Djoko Micni, Sp.BM,FICOI, Dentia Dental Dentist Team

  4. Apakah Dentia Dental Care Center sudah ada suntik sel induk yg dpt tumbuh pada gusi gigi tanggal seperti yg sudah diterapkan di Amerika dan Jepang? Terima kasih

  5. YTH Drg. Henny,

    Sudah 2 tahun ini saya mengalami halitosis.
    Saya tertarik dengan artikel yang dokter tulis.

    Saya melakukan perawatan gigi rutin (karena saya memasang kawat gigi setahun lalu), namun dokter gigi yang merawat mengatakan tidak ada apa-apa. Terus terang saya kurang sreg dengan penjelasannya.
    Saya juga belum ke dokter internis.

    Saya ingin mencari tahu penyebab halitosis saya, apakah karena problem gigi/mulut atau bukan, sehingga dapat menjalani treatment dengan tepat.

    Yang ingin saya tanyakan, metode atau rangkaian pemeriksaan apa yang diterapkan di klinik Dentia untuk memastikan penyebab halitosis?

    Terima kasih.

    • Reza,
      Untuk lebih jelasnya perlu dilakukan pemeriksaan langsung.
      Untuk konsultasi hubungi klinik kami Dentia Dental care Center, 021-5632831, 021-5635991-2.
      Terima kasih, Drg.Henny Susanty, Dentia Dental Dentist Team

    • Raymond,
      Untuk pendaftaran, silahkan hubungi Dentia Dental Care Center, Jakarta, Indonesia di
      021-5635991, 021-5635992, 021-5632831,
      Ruko Sentra Bisnis no.A7
      Tanjung Duren Raya
      Jakarta Barat, 11470
      Untuk cabang Puri Indah E1-48, silahkan hubungi 021-51300818.
      Kami tidak memiliki cabang di Makasar, terima kasih, Dentia Dental Dentist Team

  6. Dok. gigi seri bagian atas sy ada yg tidak tumbuh dan tinggal dibagian hidung. Apakah ini penyebab bau mulut sy? Soal.y sy menderita bau nafas kronis. Trimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>