BAU MULUT MENGURANGI KEPERCAYAAN DIRI ANDA ?

 smile-mouth
Jika anda memiliki masalah bau mulut yang mengganggu maka anda dapat menyimak artikel berikut.
Bau mulut atau secara medis disebut halitosis, dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri. Bau mulut ini dapat disebabkan oleh kesehatan mulut yang buruk ataupun gejala penyakit lainnya. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh makanan ataupun gaya hidup yang kurang sehat.
Faktor penyebab bau mulut :
- Dari makanan yang berbau menyengat
- Kebiasaan tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik.
- Merokok
- Gigi palsu yang tidak dibersihkan secara teratur
- Masalah kesehatan gusi ( penyakit periodontal )
- Adanya jamur dalam mulut
- Gigi yang berlubang
- Xerostomia atau kondisi mulut yang kering akibat gangguan produksi air liur
- Infeksi saluran pernapasan
- Infeksi sinus yang kronis
- Postnasal drip
- Batu amandel
- Diabetes
- Masalah pencernaan
- Masalah kesehatan hati
- Masalah kesehatan ginjal
Masalah bau mulut dapat dicegah dan diatasi dengan cara :
- Menjaga kebersihan rongga mulut dengan menyikat gigi dengan cara yang benar dua kali sehari, menyikat lidah dan menggunakan dental floss
- Gigi palsu dapat dilepas pada malam hari dan dibersihkan secara teratur
- Periksakan kondisi gigi dan mulut ke dokter gigi secara berkala minimal 2 kali dalam setahun
- Berhenti merokok
- Banyak minum air putih
- Hindari makanan dan minuman yang menyengat
- Mengunyah permen karet yang mengandung xylitol untuk merangsang produksi air liur
Masalah bau mulut tidak hanya mempengaruhi kepercayaan diri, akan tetapi dapat diakibatkan dari masalah kesehatan gigi dan mulut ataupun tanda-tanda dari masalah kesehatan lainnya. Sehingga sangat penting untuk konsultasi masalah bau mulut anda ke dokter dan dokter gigi untuk diperiksa lebih lanjut jika terdapat gangguan kesehatan.

Seberapa Pentingkah membersihkah Karang Gigi?

by Drg. Astrid

Mulut kita penuh dengan bakteri.  Bakteri tersebut, bersama dengan air liur dan partikel lain perlahan membentuk plak pada gigi. Plak dapat dihilangkan menyikat gigi dan flossing. Namun plak yang tidak dibersihkan, seiring waktu dapat mengeras dan mengalami perubahan warna dan disebut dengan Karang gigi.Seberapa bahaya karang gigi?

Karang gigi dapat menyebabkan;

  • Bau mulut
  • Gusi bengkak dan mudah berdarah
  • Gusi bisul dan bernanah
  • Sakit ketika mengunyah
  • Gusi menurun
  • Gigi sering ngilu
  • Kerusakan tulang yang menyebabkan kegoyangan gigi

Ternyata karang gigi yang sering diabaikan cukup berbahaya ya. Bagaimana cara mencegah terbentuknya karang gigi dan menjaga kesehatan gusi ?

  • Sikat gigi dengan baik dan benar menggunakan pasta gigi berflouride
  • Gunakan dental floss secara teratur untuk menghilangkan plak diantara gigi. Atau gunakan alat khusus seperti sikat interdental atau tusuk gigi yang telah di rekomendasikan dokter gigi.
  • Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara teratur
  • Tidak merokok

Lho apa hubungannya merokok dengan kesehatan gusi?

Merokok dapat meningkatkan kerusakan pada penyakit gusi. Penyakit gusi pada perokok biasanya menjadi lebih parah dan lebih cepat perkembangannya.

Lalu bagaimana sih cara sikat gigi yang baik dan benar?

Untitled-2

 

Nah kalau sudah terbentuk karang gigi bagaimana donk.. Karang gigi tidak dapat dibersihkan sendiri, harus ke dokter gigi karena membutuhkan alat khusus.

Karena itu penting untuk memeriksakan gigi setiap 6 bulan sekali.

 

 

 

Fakta Kesehatan Gigi selama Kehamilan

by Drg. drg. Marsellina

photo 1Kesehatan gigi ibu hamil sangatlah penting, baik untuk calon ibunya sendiri maupun janin yang sedang dikandung. Sering kali kehamilan membawa permasalahan baru yang bisa mengganggu kesehatan yang disebabkan oleh berbagai macam perubahan pada tubuh, tidak terkecuali pada rongga mulut.

Mari kita ulas beberapa fakta seputar kesehatan gigi dan perawatannya selama kehamilan, agar proses kehamilan pun menjadi lebih nyaman.

# IBU HAMIL DILARANG MELAKUKAN TINDAKAN MEDIS dan PERAWATAN GIGI SELAMA MASA KEHAMILAN
Fakta : Waktu perawatan yang terbaik adalah trisemester 2. Tindakan medis pada trisemester 1 dan 3 sebisa mungkin dihindari, karena merupakan masa yang rentan, kecuali bersifat darurat, atas pengawasan dokter kandungan tentunya. Sedangkan perawatan gigi yang tidak terlalu mendesak dapat ditunda sampai trisemester 2 atau setelah melahirkan.

# IBU HAMIL TIDAK BOLEH MELAKUKAN PERAWATAN GUSI
Fakta : Perawatan gusi boleh dilakukan oleh ibu hamil seperti : pembersihan plak dan karang gigi. Plak dan karang gigi yang tidak dibersihkan justru dapat mengakibatkan radang gusi yang lebih parah.

# PEMBIUSAN LOKAL AMAN DIGUNAKAN SELAMA KEHAMILAN
Fakta : Anestesi lokal sebagai penunjang dalam pemeriksaan dan tindakan medis aman dilakukan terhadap ibu hamil, di bawah pengawasan dokter gigi dan dokter kandungan.

# IBU HAMIL DILARANG MELAKUKAN PEMERIKSAAN X-RAY
Fakta : Pemeriksaan x-ray / rontgen sebaiknya dihindari, namun apabila dalam keadaan darurat, maka dapat dilakukan sebatas pada bagian rongga mulut saja dengan proteksi yang maksimal.

# IBU HAMIL CUKUP MENGHINDARI ASUPAN KOPI, ALKOHOL dan NARKOBA
Fakta : Makanan yang banyak mengandung gula pun juga harus dikurangi, karena makanan jenis ini dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri perusak gigi. Konsumsi makanan bergizi demi perkembangan janin yang sedang dikandung.

# PEMUTIHAN GIGI DILARANG SELAMA KEHAMILAN
Fakta : Pemutihan gigi membutuhkan zat kimia seperti peroxide yang dikhawatirkan akan membahayakan kandungan, lebih baik dihindari, apalagi hanya untuk kebutuhan estetik.

# IBU HAMIL TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN PASTA GIGI
Fakta : Justru sangat dianjurkan menggunakan pasta gigi saat anda hendak menggosok gigi. Jika anda salah satu ibu hamil yang sensitif terhadap aroma pasta gigi, dapat menggunakan pasta gigi lainnya yang lebih cocok.

# IBU HAMIL DILARANG MENGKONSUMSI ANTIBIOTIK
Fakta : Pada kasus kesehatan tertentu yang membutuhkan penanganan dengan menggunakan antibiotika, dokter biasanya akan memberikan antibiotik yang telah terbukti aman bagi janin.

photo 2Selain itu, kunjungi dokter gigi anda untuk melakukan kontrol berkala sehingga sakit gigi pun dapat dicegah.

Enjoy your pregnancy.