Xerostomia (Mulut Kering)

Sumber : Dental Practice News Jan 2006

Drg. Nuniek Setyaningsih

mulut-kering1
Sulit bicara, makan dan menelan? Sedang tertekan, marah atau dalam pengobatan?
Kombinasi dari keadaan berikut dapat mengakibatkan kondisi menyakitkan yang dapat dibilang sebagai “mulut kering”, menurut artikel dalam majalah AGD Impact edisi terakhir, yang diterbitkan oleh Akademi Kedokteran Gigi (Academy of General Dentistry atau AGD) di Amerika Serikat.

Mulut kering” atau xerostomia, disebabkan oleh berkurangnya jumlah ludah di mulut ketika kelenjar ludah tidak bekerja dengan benar. Ludah adalah mekanisme pertahanan utama dalam mulut yang mempunyai peranan penting dalam pencegahan pengeroposan gigi dengan membilas partikel makanan, menetralisir asam berbahaya, mencerna makanan, dan menyehatkan jaringan lunak di mulut.

Walaupun kondisi ini merupakan gejala kondisi kesehatan yang memburuk,xerostomia juga disebabkan oleh penuaan, terapi radiasi dan kemoterapi,pengobatan ataupun penyakit.

“Lebih dari 400 jenis resep obat dan obat yang dijual bebas dapat mengakibatkan “mulut kering”, ucap John Kokai, tokoh DDS, MAGD dan AGD. Dia juga mengatakan bahwa kondisi ini juga dapat mempengaruhi mereka yang terjangkit AIDS,diabetes, kanker kelenjar liur, alkoholikdan orang-orang yang tidak meminum air dalam jumlah yang cukup.

Penderita xerostomia mungkin mengalami pembusukan gigi yang luas, infeksijaringan lunak dalam mulut, kesulitan dalam berbicara, makan dan menelan, luka di dalam mulut, perubahan indera perasa di lidah dan kesulitan dalam memakai gigi palsu.

“Dokter gigi anda dapat membantu mengidentifikasikan pengobatan yang dapat mengakibatkan ‘mulut kering’,” ucap Dr. Kokai. “Mereka mungkin dapat merekomendasikan terapi sederhana seperti mengisap es batu, permen tanpa gula,atau mengunyah permen karet lalu berkumur dengan kandungan soda kue dan air.”

Pemakaian sealant pada gigi dapat membantu menjaga gigi anda dari lubang yang diakibatkan oleh kerusakan gigi. Apabila masalah ini bertambah parah, maka dokter gigi anda dapat memberikan resep obat untuk membantu anda mengatasinya.

Untuk mengurangi rasa sakit yang datang dari xerostomia:

  • Sikat gigi dan gunakan benang floss dua kali sehari
  • Kunyah permen karet tanpa gula
  • Jauhi alkohol dan kafein
  • Jauhi rokok
  • Jauhi makanan yang terlalu asin
  • Seringlah minum air putih
  • Jauhi jus sitrus (seperti tomat, jeruk, markisa/jeruk bali)
  • Jauhi makanan kering, seperti roti panggang atau biskuit
  • Gunakan perawatan rehidrasi generik
  • Seringlah berkonsultasi dengan dokter gigi anda (kunjungan teratur ke dokter gigi)

7 thoughts on “Xerostomia (Mulut Kering)

  1. dok saya mengkonsumsi obat diet jadi saya terkena xerostomia jadi gimana boleh gak saya lanjutkan mengkonsumsi obat diet itu sekalian menanggulangi xerostomia ini

    • Syahril
      untuk menghilangkan xerostomia harus menghentikan pemakaian obat diet tsb.Krn berarti tidak cocok dengan tubuh,ini adalah efek sampingnya.
      Untuk konsultasi silahkan hubungi klinik kami, 021-5635991-2, 021-5632831, 021- 51300818, Dentia Dental Care Center,
      Terima kasih, drg. Nuniek Setyaningsih, Dentia Dental Dentist Team.

  2. dok..saya pasien paska kemo radiasi pada kepala dan leher (ca Nasofaring) kira2 untuk mengembalikan fungsi air liur saya bagaimana ya.. dan apakah dapat kembali normal lg?

    • Indra,
      Efek samping radiasi sulit untuk sembuh, krn itu untuk mengatasi mulut kering hanya dg banyak minum air putih, dan kalau mau merangsang air liur bisa minum yg kecut2.
      Untuk konsultasi silahkan hubungi klinik kami, 021-5635991-2, 021-5632831, 021- 51300818, Dentia Dental Care Center,
      Terima kasih, drg. Djoko Micni, SpBM, FICOI, Dentia Dental Dentist Team

    • Dear Ani,
      pada umumnya pemasangan behel tidak menyebabkan xerostomia (mulut kering). Xerostomia penyebabnya bermacam-macam. Antara lain berbicara berlebih, olahraga, kecemasan, efek samping obat, konsumsi minuman beralkohol, trauma fisik pada kelenjar ludah atau saluran atau saraf, dehidrasi yang disebabkan oleh kekurangan minum, kurang cairan yang cukup, bernapas melalui mulut yang berlebihan, terapi radiasi sebelumnya, dan juga hasil alami dari penuaan. Kondisi lain atau faktor-faktor tidak disebutkan juga dapat memiliki kemampuan untuk menyebabkan mulut kering. Mungkin xerostomia juga merupakan sebuah tanda dari suatu penyakit seperti sindrom Sjögren, diabetes yang kurang terkontrol, tapi ini tidak selalu terjadi.
      Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat….
      Untuk konsultasi silahkan hubungi klinik kami, 021-5635991-2, 021-5632831, 021- 51300818, Dentia Dental Care Center,
      Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

  3. saya mau nanya dok. gigi saya kok bisa bau padahal sudah sikat gigi dan gigi tersebut tidak berlubang?

    mohon penjelasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>