Jaga Kesehatan Mulut Sang Buah Hati

by drg. Astrid Dinda R. Hutabarat

Bagaimana-Cara-Membersihkan-Mulut-Bayi

Bagaimana cara menjaga kesehatan mulut sang buah hati?

Senyum ceria dari sang buah hati merupakan dambaan dan kebahagiaan dari orang tua. Ibu dapat memulai menjaga kesehatan buah hati sejak dini yaitu pada saat kehamilan.
Pastikan ibu memiliki nutrisi yang baik agar perkembangan organ-organ bayi termasuk gigi dapat berkembang dengan baik. Setelah lahir ibu dapat memulai merawat gigi bayi setelah gigi pertamanya mulai tumbuh yaitu pada usia sekitar 6 bulan. Pada usia ini juga biasanya ibu pertama kali memperkenalkan MPASI atau makanan pengganti ASI sehingga sangat penting bagi Ibu untuk mulai membersihkan gusi dan gigi bayi.
Simak berikut ini cara menjaga kesehatan mulut bayi.

1. Menjaga Kebersihan Mulut

Anda dapat membersihkan gusi dan gigi bayi menggunakan kasa dan air hangat.
Balutlah kasa pada ujung jari telunjuk, kemudian rendam dengan air hangat. Setelah itu bersihkan seluruh permukaan gigi, gusi serta lidah bayi. Gantilah kasa jika masih kotor.
Jika gigi anak sudah mulai lengkap dan anak sudah memiliki motorik yang cukup baik, anda bisa mulai mengajari anak untuk menggunakan sikat gigi.
Penggunaan pasta gigi hanya sebesar biji jagung di sikat gigi anak. . Sebaiknya anak ditemani saat menyikat gigi selain karena selain menciptakan kebiasaan sikat gigi yang baik dan benar,
anda perlu memastikan seluruh permukaan gigi tersikat dengan membantu anak.

2. Jangan membiarkan anak tidur dengan mengemut botol susu yang masih terisi.

Faktor utama yang menyebabkan gigi berlubang pada anak adalah tergenangnya air susu pada mulut sepanjang malam. Jika anak tidak bisa tidur tanpa mengemut botol susu, maka anda dapat
mengganti isi dari botol tersebut dengan air mineral setelah anak tertidur/ setelah meminum susu tersebut.

3. Jaga pola makan anak anda

Makanan manis, cemilan, minuman bersoda menyebabkan kondisi asam pada mulut yang mempermudah gigi untuk berlubang. Sehingga anda perlu mengatur jumlah dan waktu pemberian snack anak anda. Sebaiknya  berikan snack dekat setelah anak makan, dengan frekuensi maksimal 2 kali sehari.

4. Penggunaan CCP ACP

CCP ACP adalah formulasi Kalsium yang diekstrak dari susu sapi yang dapat memperkuat lapisan gigi anak anda. Mengapa Kalsium bukan Flouride?
Struktur gigi susu berbeda dengan gigi dewasa. Gigi susu memiliki pori-pori yang lebih banyak dan besar sehingga dapat lebih mudah menyerap. Konsentrasi Flouride yang terlalu tinggi justru tidak baik untuk gigi susu, dapat menyebabkan kondisi yang disebut dengan Fluorosis. Hal ini juga merupakan alasan pasta gigi yang diberikan pada anak hanya seukuran biji jagung.
Sehingga penggunaan CCP ACP lebih dianjurkan pada anak terutama yang masih memiliki gigi susu.
Cara penggunaannya hanya dioleskan sesaat  anak mau tidur, setelah anak tidak makan/minum lagi dan  penyikatan gigi. Konsultasikan dengan dokter gigi anak anda untuk memperoleh CCP ACP.

5. Pit and Fissure Sealent

Pit and Fissure Sealent (PFS) adalah prosedur penutupan ceruk-ceruk gigi geraham anak anda. Hal ini dilakukan agar makanan tidak terjebak pada ceruk-ceruk gigi geraham dan mempermudah pembersihan gigi geraham anak anda. Prosedur ini disarankan dilakukan ketika gigi geraham tetap anak anda sudah tumbuh yaitu pada usia 6 tahun.
Salah satu service treatment kami di Dentia Dental Care Center : Dental Care for Children
 

2 Comments

Dyna
April 2, 2018 3:23 pm

Untuk harga implan gigi berapa ya?? Mohon untuk di bantu dikirimkan ke email saya.. Terimakasih

admin
April 3, 2018 4:54 am

Dyna,

Kami kirimkan perkiraan biaya via email.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami,

Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.

Terima kasih,
Dentia Dental Dentist Team

Leave a Reply to admin Cancel reply

December 2020
M T W T F S S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031