PENTINGNYA PERAWATAN SALURAN AKAR

Drg. Dwi Suryanti Kurniawan

senyum

Berikut adalah pembicaraan antara pasien dengan dokter gigi di ruang periksa,

Pasien : “Selamat sore, Dok…. Ini, saya mau tambal, gigi saya, bisa gak, Dok?”

Dokter : “oh… bisa, mari saya lihat dulu ya giginya.”

Pasien : “Ok, dok.”

Lalu dokter ini memeriksa gigi pasiennya dan menanyakan beberapa pertanyaan pada pasien tersebut,

Dokter : “Sedang sakit tidak giginya sekarang?”

Pasien : “Gak, Dok, gak enak aja suka masuk makanan.”

Dokter : “Pernah sakit sebelumnya? Atau bengkak?”

Pasien : “O…pernah, Dok, tapi saya minumin obat penghilang rasa sakit, setelah minum obat itu, sakit dan bengkaknya hilang, Dok. Maklum kemarin-kemarin saya suka panas dalam kalau terlalu capai.”

Dokter : “Hmmm… karena lubangnya sudah terlalu dalam dan ada riwayat bengkak, sebaiknya gigi ini di rontgen dahulu untuk mengetahui lebih jelas penyakitnya, kalau lubangnya sudah mencapai saraf gigi, tidak bisa langsung ditambal, tetapi harus melalui proses perawatan saluran akar gigi.”

Pasien pun bingung apa maksud Dokter gigi ini dan menanyakan mengapa giginya perlu dilakukan perawatan tersebut

Seringkali kita mendengar teman, saudara, atau bahkan diri kita sendiri dianjurkan oleh Dokter gigi untuk merawat saluran akar gigi kita, padahal kita datang karena gigi kita lubang dan minta ditambal langsung oleh Dokter gigi. Lalu tindakan apakah sebenarnya perawatan saluran akar gigi itu? Perlukah perawatan saluran akar gigi walaupun gigi tidak sakit? Kapankah perlu dilakukan perawatan  saluran akar gigi? Pertanyaan-pertanyaan di atas barulah sebagian kecil dari berbagai pertanyaan pasien seputar tindakan perawatan saluran akar gigi.

Pada artikel ini, kami akan coba untuk menjelaskan APA, MENGAPA, dan BAGAIMANA  perawatan saluran akar gigi. (Root Canal Treatment)

modelgigi2

Gigi geligi manusia selain terdiri dari email, juga terdapat bagian-bagian lain, termasuk saraf gigi, yang akan kita bahas sekarang ini. Dengan adanya saraf gigi, gigi kita yang masih sehat akan bereaksi terhadap rangsang dari luar, seperti minum air dingin, makan terlalu panas, asam, atau manis, bahkan ketukan ringan pada gigi. Saraf gigi terletak di dalam saluran akar gigi kita.

Gigi yang sudah lubang mencapai saraf gigi biasanya terasa amat sakit, hal ini terjadi karena rangsang dari luar langsung mengekspos saraf gigi. Kuman-kuman yang masuk ke dalam lubang gigi pun menyebabkan peradangan dan infeksi pada ruang saraf dan mengiritasi saraf gigi yang berada di saluran akar gigi.

Racun-racun dari kuman yang masuk ke saraf gigi bisa menembus sampai ke jaringan tulang rahang dan menyebabkan infeksi  pada jaringan tulang. Infeksi  dalam jangka waktu yg panjang, dapat menyebabkan pembengkakan pada gusi atau bahkan sampai ke pipi disertai dengan rasa sakit yang hebat.

Diagnosa dapat lebih ditegakkan dengan adanya rontgen foto pada gigi yang diduga sarafnya terinfeksi kuman. Setelah diagnosa ditegakkan, maka perawatan saluran akar pun dilakukan.

Tujuan dari perawatan saluran gigi adalah untuk mengangkat seluruh jaringan saraf gigi  yang sudah busuk karena  terinfeksi  kuman, lalu menutup saluran akar yang sudah bersih dengan bahan khusus untuk menghindari terjadinya masalah di masa yang akan datang.

Proses perawatan saluran akar gigi ini terdiri dari 2 tahap umum, yaitu

1. Pembersihan saluran akar sampai tercipta saluran akar yang bebas kuman

2. Pengisian saluran akar dengan suatu bahan yang padat untuk menghindari masuknya kuman kembali.

Perawatan saraf ini membutuhkan ketekunan dan motivasi dari pasien, karena perawatan ini tidak selalu dapat dilakukan dalam satu kali kunjungan, ada kalanya, perawatan ini membutuhkan 2,3, atau bahkan 4 kali kunjungan tergantung tingkat keparahan infeksi.

Setelah perawatan saluran akar yang baik, fungsi dan bentuk gigi tersebut harus dikembalikan secara optimal, yaitu dengan pemasangan pasak diikuti dengan pemasangan selongsong (jacket crown), atau bisa juga dengan tambalan cor (uplay/onlay).

Melalui  penjelasan di atas, bila gigi Anda dianjurkan untuk dirawat saluran akarnya, jangan ragu untuk melakukannya, karena dengan melakukan perawatan saluran akar gigi, berarti Anda sudah mempertahankan keberadaan gigi Anda dan mengembalikan fungsional dan kecantikan gigi Anda

Untuk informasi dan perawatan gigi anda, hubungi Dentia Dental Care Center, klinik perawatan gigi keluarga anda.

785 Comments

Silvi
September 7, 2013 3:18 pm

Dok, saya mau tanya .. Gigi kelinci saya sudah di crown, apakah bisa dipasang behel? Soal nya gigi saya agak maju kedepan? Apakah akan merusak kualitas crown pada gigi kelinci saya apabila di pasang behel? Terimakasih sebelumnya dok 🙂

admin
September 9, 2013 4:36 am

Dear Silvi,
Gigi Silvi dapat dipasang behel, namun memang setelah perawatan behel selesai dan behel dilepas, ada kemungkinan terjadi penurunan estetik dari crown tersebut, sehingga perlu dipertimbangkan untuk mengganti crown tersebut dengan yang baru.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat….
Untuk konsultasi silahkan hubungi klinik kami, 021-5635991-2, 021-5632831, 021- 51300818, Dentia Dental Care Center,
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Agung
September 28, 2013 6:47 pm

tanya dok

gigi geraham bagian bawah saya (kiri dan kanan) sudah berlubang keduanya. yang sebelah kanan sudah berlubang hebat dan mati, sempat pecah bagian pinggir giginya, menyisakan gigi yg berlubang hitam dan pinggirannya yang tinggal sedikit. saat gigi yg ini ditusuk pake tusuk gigi, bagian tengahnya udah habis sampai ke gusi. yang sebelah kiri baru mulai berlubang. lubangnya agak aneh, dibagian belakang udah agak dalam dan menghitam, tapi dibagian tengah hanya ada bintik hitam yg kecil berjumlah 2 bintik. gigi yg sebelah kiri ini mulai sakit ga karuan. kira2 apa perawatan yg cocok untuk kedua gigi geraham yg saya jelaskan ini dok? mohon bantuannya, belum pernah ke dokter gigi sebelumnya

tambahan :
usia saya 19 tahun, tapi jumlah gigi saya hanya 28 buah dok. memang untuk seumuran itu jumlah giginya segitu?

admin
September 30, 2013 4:28 am

Dear Agung,
menurut informasi yang Agung sampaikan, kemungkinan besar gigi geraham kanan harus dicabut karena kerusakannya sudah terlalu besar. Sedangkan geraham kiri dilakukan perawatan saluran akar karena sudah sampai sakit yang tak tertahankan. Perawatan ini bertujuan untuk mempertahankan gigi supaya tidak dicabut. Jumlah gigi orang dewasa adalah 28, namun setelah kisaran usia 17 tahun, terkadang tumbuh 4 geraham paling belakang yang sering disebut geraham bungsu (wisdom tooth). Geraham ini terkadang bisa muncul dengan sempurna atau bisa juga terpendam di dalam gusi. Jika tumbuhnya tidak sempurna seringkali menimbulkan masalah/ ketidaknyamanan. Untuk itu ada baiknya jika gigi tersebut dibuang. Geraham bungsu ini dapat diketahui posisinya dengan dilakukan foto roentgen panoramic.
Demikian penjelasan dari kami, semoga dapat bermanfaat….
Untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991, 5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Ria
October 21, 2013 11:42 pm

Dok gigi saya sedang perawatan saluran akar.. ini sudah perawatan yg pertama, ke 4 saluaran akarnya sudah dibersihkan.. tuk perawatan yg kedua pemasangan pen pada setiap salurannya.. yg ingin saya tanyakan, berapa hrga pen / masing2 salurannya dok?

admin
October 22, 2013 3:03 pm

Dear Ria,
Pen tidak dipasang pada keempat saluran akar. Biasanya hanya 1 saluran atau maksimal 2 saluran akar. Kami tdk membahas ttg biaya di media ini, silahkan dtg langsung utk konsultasi.
Untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991, 5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

vera
October 26, 2013 8:24 am

Dok.saya mau tanya, sebulan yg lalu saya menjalani psa pd gigi M1 kanan bawah dgn 3x kunjungan. Kunjungan 1 gigi tsb diberi obat utk membersihkan serta ditambal sementara dan dr meminta sama kembali 3hr kemudian, stlh kunjungan pertama gigi terasa sakit luar biasa hingga pipi bengkak lalu saya minum obat pereda sakit tp saya td lgsg konsultasi akan sakitnya gigi kunjungan pertam td krn bbrp kerabat mengatakan itu hal yg wajar. 3 hr stlh kunjungan pertama saya kembali ke drg, kemudian kembali diberi obat dan ditambal sementara. Seminggu kemudian saya kembali cek sesuai permintaan drg saya, krn tak ada keluhan sakit lg pd kunjungan ke3 ini dr melakukan penambalan permanen pd gigi saya tsb. Kurang lebih 1 bln kemudian, gigi terasa ngilu dok, terlebih jika terantuk ckp keras dgn gigi atasnya (M1 kanan atas) namun saya msh bisa makan dgn leluasa. Sekitar seminggu kemudian keadaan memburuk, terasa denyut hebat di gigi psa (M1 kanan bawah) dan gigi M1 kanan atas bahkan sampai ke geraham bungsu saya kanan bawah. Kemudian saya mencoba bertanya pd.teman saya drg,menurutnya hal td bs jd krn psa blm.tuntas. ia menyarankan utk rontgen. Stlh rontgen trnyt gigi geraham bungsu (M3) kanan dan kiri bawah miring, sebagian mahkota bersandar di gigi M2. Stlh saya ksh tau hasil rontgen tmn saya blg bisa jd krn geraham bungsu itu, krn dia pernah menemui kasus ada yg mengeluhkan sakit pada gigi pernah mengalami tambalan tp trnyt M3 nya miring, kemudian gigi M3 dicabut dan stlh pencabutan rasa sakit pd gigi tambalan hilang. Memang bisa seperti itu ya dok? . Nah saya kemudian konsultasi ke drg scr lngsung dgn drg setempat dgn membawa hasil rontgen, kemudian beliau jg menyarankan utk mencabut kedua gigi M3 bawah dan beliau mengatakan bhwa psa saya perlu dilakukan perawatn lbh lanjut krn saya mengeluh gigi psa saya jg sakit. Kemudian saya mencoba mencari 2nd opinion ke drg lainnya, di drg ke 2, beberapa gigi saya diketuk ringan, ketika gigi tambalan saya diketuk terasa sakit begitu juga dgn gigi M1 kanan atas ketika diketuk ringan. Dan stlh diperiksa beliau mengatakan bahwa psanya kemungkinan ada mslh (M1 kanan bawah) dan pada gigi M1 kanan atas terjadi peradangan pd gusi kemudian saya dirujuk ke drg yg lbh berpengalaman menurut beliau. Pd saat di drg 3 saya menceritakan riwayat perawat gigi yg prnah saya jlnkan, stlh melihat hsl rontgen kemudian dicek gigi tambalan saya dicoba diketuk oleh dr tsb, terasa sakit. Kmudia tambalan saya dibor dan diberi obat lagi seperti kmrn pd kunjungan 1 & 2 psa saya kemudian ditambal smntr. Malemnya ada 3 gigi yg terasa sakit sekali, yaitu M1 kanan bawah ( yg di retreatment) M1 kanan atas dan sesekali geraham bungsu saya. Adanya 3 gigi yg sakit ini membuat saya bingung sbnrnya sumber utama ini dr gigi yg mana, tp rahang sekita gigi tambalan yg diretreatment sakit, terlebih jika ditekan ringan. Rasa sakit jg terasa di daerah sekitar geraham bungsu kanan bawah. Ohiya drg 3 mengatakan klo sebaiknha jgn melakukan pencabutan dl pd gigi geraham bungsu yg miring ini, kita lihat dulu jika gigi tambalan ini tdk bs diselamatkan (hrs dicabut) km tdk.perlu melakukan pencabutan geraham bungsunya krn akan ada ruang utk si M3 dan.menggeser gigi sebelahnya. Benar bs begitu kah dok? Klo memang nanti gigi itu dicabut berarti saya hrs mencabut gigi geraham 1 kiri bawah jg krn kan.geraham bungsu saya jg miring?. Trus ini yg sakig hanya bagian rahang kanan dok, apakah berarti ini menandakan klo penyebab utamanya si tambalan yg berulah? Krn kan klo memang geraham bungsu mengganggu, bukankah geraham kiri saya jg miring tp knp hanya bagian rahang kanan yg sakit? Tp disisi lain saya jg suka merasakan sakit berdenyut di sekitar gigi geraham bungsu kanan saya? Apakah ini murni ulah si geraham bungsu yg kemudian menyebar ke gigi tambalan dan gigi M1 kanan atas saya atau sebaliknya, krn ulah si tambalan kemudia menyebar ke geraham.bungsu? Krn ini saya menjadi bingung memilih opsi mana? Mempertahankan psa kemudian mencabut geraham.bungsunya, atau sebaliknya mencabut si gigi yg.pernah di psa dan membiarkan geraham.bungsunya bergeser sendirinya mengingat dokter blg ‘kita lihat dl apa bs diselamatkan atau tdk psa nya menjadikan dilema. Kalau menurut dokter gmn ya sebaiknya? Mohon pendapatnya dokter, terima kasih (vera, perempuan, 22thn)

admin
October 28, 2013 2:28 pm

Dear Vera,
Memang terkadang gigi geraham bungsu (wisdom teeth) dapat menimbulkan rasa sakit. Jadi sebaiknya dilakukan pencabutan sebelum menimbulkan rasa sakit. Namun dengan kondisi sekarang, sudah terlanjur dibongkar kembali tambalannya, maka sambil dilanjutkan perawatannya, juga dilakukan pencabutan M3. Mengenai M3 tidak dicabut karena dapat bergeser sendiri, itu tidak disarankan. Lalu dilihat perkembangannya setelah pencabutan M3 dan retreatment M1. Jika M1 masih sakit dapat dilakukan 2 opsi. Opsi pertama lebih baik dicabut dan diganti dengan implant. Opsi kedua dilakukan apeks reseksi. Tentang M1 atas, apakah ada tambalan atau tidak. Jika tidak ada, mungkin sakitnya berasal dari referred pain yang berasal dari gigi M3. Jadi saran saya: tetap cabut M3 bawah kanan, dan teruskan retreatment. M3 bawah kiri juga sebaiknya dicabut setelah semua perawatan selesai.
Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat.
Untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991, 5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Dya
October 30, 2013 2:08 pm

Dokter, saya mau tanya. Gigi geraham saya pernah berlubang dan ditambal tapi ternyata berlubang lagi sampai akhirnya saya tidak pernah lagi pergi ke dokter karena saya dulu tidak terlalu memikirkannya. Tapi sekarang gigi berlubang tsb jadi semakin mengecil bahkan sangat kecil dan menjadi tidak teratur bentuknya sehingga sangat menggangu. Apakah gigi yg sudah sgt sedikit dan kecil tsb masih bisa dicabut dok? Apakah harus dengan operasi karena ukuran gigi yg sudah sgt sulit dicabut. Terimakasih dokter…

admin
November 1, 2013 2:57 pm

Dear Dya,
gigi tersebut kemungkinan masih dapat dicabut tanpa operasi. Jika sudah sangat terpendam baru akan dilakukan pencabutan dengan operasi kecil. Untuk memastikannya sebaiknya Dya datang langsung ke klinik kami supaya bisa dilihat langsung bagaimana kondisi gigi tersebut. Jika perlu akan dilakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilakukan pencabutan yaitu berupa pengambilan foto Roentgen.
Demikian penjelasan dari kami, semoga dapat bermanfaat….
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Firman
November 11, 2013 3:26 am

Selamat siang dok. Saat ini saya sedang melakukan PSA. Awalnya saya merasa Gigi graham kiri bawah saya berlubang dan berniatan untuk ditambal. setelah dilakukan evaluasi ternyata gigi saya tidak bisa langsung ditambal permanen karena sudah sampai saraf dan harus dimatikan dulu saraf nya. Pada kunjungan pertama gigi saya diberi kapas yg dilumuri dengan obat yg katanya untuk mematikan saraf nya lalu ditutup dengan tambal sementara. pada saat itu sakit yg dirasakan tidak terlalu hebat bahkan obat penahan rasa sakit pun hanya saya minum 2x. Pada kedatangan kedua saya kurang tau perlakuan yg diberikan karna saya banyak memejamkan mata tapi kembali gigi saya dimasukan kapas yg berlumur cairan coklat dan ditambal sementara lagi. kemudian dokternya mengatakan sarafnya sudah diangkat. Namun pada saat penambalan sementara ini gigi saya ditekan terlalu kuat sampai saya merasa sakit yg sangat hebat seperti ada yg menusuk gigi saya dan sampai hari ini (4hari kedepan) rasa sakitnya tidak hilang2 dan menjalar ke rahang kiri, telinga kiri dan kebala bagian kiri, dan gusi pada gigi graham saya bengkak sampai pipi kiri mengembung dan sakit bila ditekan. obat penahan rasa sakit saya minum teratur tp tidak mengurangi rasa sakit nya. sampai beberapa malam ini saya tidak bisa tidur nyenyak karena sakitnya ini. Tapi saya lihat di graham kiri saya ini ada gigi bungsu yg tumbuh miring ke samping menekan gigi graham di sebelahnya.
Yang ingin saya tanyakan dok,
1. apa yg harus saya lakukan untuk mengurangi rasa sakit ini dan apakah rasa sakit dan pembengkakan ini normal pada proses PSA?
2. penyebab rasa sakit ini karena proses PSA atau karena pertumbuhan gigi bungsu saya yg menekan gigi graham di sebeahnya?
3. tindakan apa yg sebaiknya dilakukan?

Terimakasih dokter atas waktunya..

admin
November 12, 2013 4:55 pm

Dear Firman,
Pembengkakan dan rasa sakit yang luar biasa merupakan hal yang seharusnya tidak dialami selama PSA. Jika Firman mengalami hal tersebut, sebaiknya segera datang ke dokter gigi untuk dibongkar kembali tambalannya. Rasa sakit tersebut bisa saja berasal dari gigi PSA ataupun geraham bungsu, coba dilihat di bagian mana gusi yang mengalami pembengkakan. Jika bengkaknya lebih ke arah gigi PSA berarti berasal dari gigi PSA.‎ Saya sarankan sesegera mungkin ke dokter gigi untuk diperiksa dan dihilangkan pembengkakannya.
Demikian penjelasan dari kami, semoga dapat bermanfaat….
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Eva
November 15, 2013 10:57 am

3 hari yang lalu saya pergi ke dokter gigi spesialis bedah mulut karena ada pembengkakan pada gusi di gigi geraham kiri bawah ke3. Gigi tersebut akhirnya dibongkar tambalannya dan dirontgen. Hasil rontgen saya lihat ada lubang memanjang kebawah tetapi belum sampai akar dan akar gigi yang sebelah kiri (pada rontgen tampak ada 2 akar gigi) tampak lain dengan akar gigi yang sebelah kanan. Saya belum datang lagi ke dokter gigi karena dokter tersebut langsung meminta supaya saya mencabut gigi tersebut karena percuma juga kalau dirawat juga tidak akan sembuh. Karena saya tidak mau dicabut apakah PSA menjadi satu2nya solusi untuk gigi saya dok? Apakah keputusan saya benar dok untuk tidak mencabut gigi saya tetapi melakukan PSA? Sampai berapa lama ya dok setelah PSA gigi saya akan bertahan? Apakah ada pantangan setelah gigi saya di PSA? Ohya satu lagi dok, apakah saya harus berganti ke dokter spesialis konservasi gigi untuk melakukan PSA. Terimakasih

admin
November 16, 2013 2:56 pm

Dear Eva,
Jika sudah terjadi pembengkakan, pilihannya adalah dipertahankan dengan cara PSA, atau dicabut. Pertimbangan jika gigi itu mau dipertahankan adalah jika posisi gigi tersebut tumbuh sempurna tegak ke atas, dan gigi atasnya juga tumbuh sempurna, sehingga saat menggigit‎ makanan, kedua gigi tersebut berkontak dengan baik dan berfungsi untuk mengunyah. Kemudian pertimbangan pasien apakah mampu membuka mulut cukup lama dan lebar sehingga alat-alat PSA dapat mencapai ke gigi tersebut. Jika posisinya tidak tegak dan tidak tumbuh sempurna, sebaiknya dicabut saja karena sulit mencapai hasil PSA yang sempurna dalam posisi gigi yang miring. Keberhasilan PSA dalam mempertahankan gigi tergantung dari sempurna/ tidaknya hasil akhir PSA tersebut. Jika tidak sempurna, bisa saja kambuh lagi bengkaknya. Namun tidak dapat dipastikan apakah akan kambuh lagi dalam kurun waktu tertentu. Karena posisi gigi garaham bungsu yang sulit,terletak di paling belakang dan terkadang anatomi akar gigi tersebut agak berbeda daripada gigi geraham di depannya, maka ada baiknya jika PSA dilakukan oleh dokter spesialis konservasi gigi.
Demikian penjelasan dari kami, semoga dapat bermanfaat….
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

ais wawa
December 7, 2013 1:55 am

pagi dok…..maaf mau tanya

awal nya gigi 35 saya lubang.trus di tambal.lubang nya agak besar.lama lama gigi 36 saya ikut lubang tapi kecil.trus lama lama gusi sekitar ada yang bengkak.lama kelamaan timbul abses dan keluar terus.setelah itu gigi 36 saya ditambal.setelah di tambal tambah sakit minta ampun.di kasih obat pun ga mempan.akhir nya saya di sarankan ke RSGM.
akhir nya saya dtg ke RSGM diperiksa masuk ke bagian spesialis konversi.
sekarang ini sy lagi menjalani PSA.setelah perawatan gigi saya sudah ga sakit sakit lagi dan abses di gusi pun udah gak ada.tiap seminggu sekali dtang dan sudah 4x ini.kata dokter nya mungkin perawatan nya agak lama kira kira 8x soal nya lubang syaraf gigi nya banyak sktr 5-6,normal nya sekitar 3-4.berarti klo 5-6 lubang syaraf nya arti nya emang keadaan gigi saya parah? klo misal perawatan nya di jadikan tdk smpai 8x bisa gak dok di minimalkan.dipercepat gtu apa tdk mempengaruhi keberhasilan PSA?soalnya saya mau pindah kota lain

bisakah selama PSA juga membersihkan karang gigi dalam jarak waktu brapa hari minim dari PSA.

mohon penjelasan nya….mksh

admin
December 8, 2013 2:45 pm

Dear Ais Wawa,
Lubang yang dimaksud disini adalah lubang saluran akar yang memang secara anatomis sudah terdapat pada gigi tersebut dari awal mula gigi itu tumbuh. Jadi bukan menunjukkan tingkat keparahan‎/ kerusakan gigi. Biasanya memang pada gigi itu umumnya terdapat 3-4 lubang saluran akar. Tapi tidak menutup kemungkinan terdapat lebih dari 4. Mengenai perawatan dipercepat, mungkin yang lebih tau adalah dokter yang merawat, tergantung tingkat kesulitan dan keadaan gigi itu sendiri. Coba untuk diskusikan kepada dokter yang merawat.
Pembersihan karang gigi dapat dilakukan berbarengan dengan PSA, justru lebih cepat lebih baik.
Demikian penjelasan dari kami, semoga dapat bermanfaat….
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

okta
December 14, 2013 4:39 pm

dok mau tanya nih..satu gigi seri saya bagian dalam berlubang ckp besar dan letaknya agak dekat gusi. pernah bengkak sktr 6 thn yg lalu. wktu itu sy k spesialis BM disarankan utk dicabut krn gigi tsb sdh mati. tp krna takut sy tdk mau dicabut. dan sampai skrg gigi tsb tdk pernah sakit/bengkak lg. tp lama2 saya malu dan ingin melakukan perawatan pd gigi tsb. kira2 perawatan apa yg akan dilakukan? utk gambaran dok, soalnya sy agk takut berhubungan dg dokter/rumah sakit 😐
makasih sebelumnya.. 🙂

admin
December 26, 2013 8:08 am

Okta
Bila gigi sdh tdk bisa direstorasi lagi maka tdk ada cara lain selain dicabut, tdk perlu kuatir krn pencabutan gigi bisa dilakukan tanpa rasa sakit.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Djoko Micni, SpBM, FICOI Dentia Dental Dentist Team

anna
December 16, 2013 5:23 pm

Dok. Saya mau tanya. Saya baru dirawat psa geraham kedua dr blkg oleh drg X. Bolak balik 4x kunjungan. Setelah kunjungan ketiga saya merasa obat yg ada dlm tambalan sementara sedikit bocor (termakan oleh saya). Di kunjungan keempat, saya merasa salah satu lubang akar saya masih sakit ditusuk2, 2 lobang

admin
December 28, 2013 8:44 am

Dear Anna,
Jika masih sakit berarti belum tuntas perawatannya. Diharapkan Anna tetap menjalani perawatan sampai tuntas jika perlu datang ke spesialis konservasi gigi (SpKG)‎ yang lebih mendalami tentang PSA.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

yanti
December 19, 2013 9:13 am

Selamat sore dok.
Saya berusia 27 tahun dan memilki 1 gigi susu (gigi taring).
Gigi susu tersebut adalah pengganti gigi dewasa yang tumbuh diatas gigi susu tersebut yang pada saat tumbuh (usia belasan tahun) dicabut.
Sekarang gigi susu tersebut seperti terkikis gusinya.
Ujung giginya sudah terasa, sepertinya kalo digoyang saja bakalan tercabut.
Bagaimana membuat gusinya bertambah lagi?
mohon infonya, terima kasih

admin
December 26, 2013 8:02 am

Dear Yanti,
Gusi tidak dapat ditambah. Sebaiknya Yanti melakukan foto roentgen panoramic yang bertujuan melihat apakah di dalam tulang masih ada benih gigi lagi atau tidak. Jika gigi tersebut sudah goyang, memang lebih baik dicabut dan digantikan dengan gigi palsu/ bridge/ gigi implant.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Vievie
January 14, 2014 3:55 pm

Dok.. Mau nanya, sy sdh lama pake crown bridge utk gigi seri atas sy dan tdk ada masalah sampai saat ini… Tp belakangan ini sy ingin menggunakan gigi tiruan utk gigi geraham kanan kiri sy yg sdh lama dicabut.. Yg mau sy tanyakan apakah proses nya bisa lsg di cetak utk pembuatan gigi tiruan atau bridge crown nya hrs dilepas dulu sblm cetak gigi tiruan tsb?? Mohon infonya ya dok.. Trimakasih sblm nya.

admin
January 20, 2014 2:15 pm

Dear Vievie,
Jika lokasi yang akan dibuatkan gigi tiruan itu berbeda dengan lokasi yang telah dibuatkan crown bridge, maka crown bridge tersebut tidak perlu dilepas dahulu. Dalam kasus Vievie, crownbridge ada pada gigi depan, sedangkan yang mau dibuatkan gigi tiruan adalah di bagian geraham. Maka tidak perlu melepas crown bridge pada gigi depan.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

felly
February 17, 2014 4:11 am

Dok…saya mau nanya. saya sedang menjalani perawatan saluran akar .dan sudah pada tahap mematikan saraf gigi. dokter saya menganjurkan untuk datang 3 hari setelah diberi obat untuk mematikan saraf. sedangkan saya baru bisa menemui dokter tersebut 7 hari kemudian. pada hari ke 7, saya rasakan gigi graham saya goyang dok… ada rasa takut sih..tapi kata dokter tidak masalah. setelah itu gigi saya ditambal lagi dengan diberi obat yg sedikit pedas dan panas. setelah kunjungan terakhir gigi saya malah terasa sakit dan gatal… dan jika terkena lidah terasa sakit dan ngilu. padahal sarafnya sudah dimatikan dalam pemikiran saya.tapi kenapa masih terasa sakit..mohon penjelasannya dok..terimakasih

admin
February 18, 2014 11:27 am

Dear Felly,
Ada banyak kemungkinan penyebab rasa sakit tersebut. Misalnya karena sarafnya belum mati sempurna, pembersihan saluran akar juga belum sempurna, dll. Jika memang rada sakit bertambah terus atau tidak berkurang selama 3 hari, sebaiknya segera kembali ke dokter gigi untuk diperiksa kembali.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Teyon
March 12, 2014 9:46 am

Selamat sore dok .. Sya mau tanya kata dokter gigi saya gigi saya sudah sisa akar dan pernah dirawat saluran akarnya… Memang kalo cabut gigi yg sudah pernah dirawat saluran akarnya lebih sulit ya dok? Akar gigi sudah menyatu dengan tulang? Apakah masi bisa dicabut dok?

admin
March 16, 2014 2:11 pm

Dear Teyon,
Akar gigi yang sudah pernah dirawat saluran akarnya masih bisa dicabut. Memang pada kasus tertentu ada yang sulit untuk dicabut karena mulai menyatu dengan tulang, namun masih tetap dapat dilakukan pencabutan.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

tums
March 29, 2014 12:26 pm

dokter saya mau tanya. gigi graham kiri sudah hancur bahkan hanya tersisa akarnya saja, dan tak lebih tinggi dari gusi. apakah masih bisa di cabut, terlebih saat ini sedang sakit. tempo hari di jogja dokter specialis mengatakan boleh dicabut walaupun sakit, namun efek bius tetap terasa. dan berapa harga perkiraannya? trims

admin
April 1, 2014 6:33 am

Dear Tums,
Gigi yang audah hancur dan hanya tersisa akarnya saja dapat dicabut biasa atau dapat juga dengan operasi kecil. Tergantung dari bagian gigi yang tersisa apakah sejajar tulang atau tidak. Jika sudah sejajar tulang atau bahkan terbenam di bawah tulang, maka harus dicabut dengan operasi kecil. Jika sedang sakit maka sebaiknya sakitnya diredakan dahulu dengan cara minum obat baru dicabut. Perkiraan harga mulai dari 600ribu.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

nani
April 1, 2014 1:03 pm

dokter,saya mau tanya saya mempunyai lubang pada gigi geraham kanan bawah,setelah periksa ke puskesmas kata dokternya di suruh untuk cabut gigi,tapi saya belum siap dan sekarang gigi saya semakin lama terasa naik tapi tidak pernah bengkak sehingga susah unuk mengunyah karna rahang bawah dan atas tidak menyatu terganjal gigi yang berlubang itu dan kalo di tekan sedikit saja rasanya sakit dan linu,kira2 tindakan apa yang harus saya ambil dok ?

admin
April 3, 2014 12:08 pm

Dear Nani…
Sebaiknya tanyakan ke dokter gigi (sebaiknya ke spesialis konservasi gigi) apakah giginya masih bisa dipertahankan atau tidak… jika memang susah tidak dapat dipertahankan lebih baik segera dicabut agar tidak mengganggu.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Lyn
April 5, 2014 5:13 pm

Dok, saya mau tanya, gigi seri atas saya pernah ditambal & sekarang tiba2 sangat sakit satu gigi itu, bahkan ketika disentuh sedikit saja, sakitnya bahkan sampai saat saya meraba bagian atas bibir dan hidung saya & sepertinya gusinya sudah bengkak juga, apakah masih bisa PSA atau harus dicabut Dok? Karena ini gigi depan saya agak khawatir, terima kasih..

admin
April 11, 2014 3:55 pm

Dear Lyn..
Gigi depan Lyn kemungkinan besar masih dapat dilakukan PSA. Segeralah datang ke dokter gigi spesialis konservasi gigi untuk melakukan PSA dan mengobati bengkaknya.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

yoga
April 21, 2014 2:39 pm

saya mau nanya dok. gigi saya kok bisa bau padahal sudah sikat gigi dan gigi tersebut tidak berlubang?

mohon penjelasannya

admin
April 22, 2014 2:22 pm

Dear Yoga,
Sebenarnya banyak penyebab bau mulut atau halitosis. Penyebabnya bisa dari gigi, karang gigi, atau dari konsumsi makanan. Dapat juga dari keadaan sistemik tubuh. Untuk lebih lengkapnya Yoga dapat membaca artikel berikut (http://www.dentiadental.com/2013/articles/bad-breath-no-way/). Untuk membantu mencari penyebabnya Yoga dapat datang ke dokter gigi untuk diperiksa.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

anggelina ariyanti
May 1, 2014 1:23 pm

maaf dokter, saya mau nanya dok, mengapa pada karies mencapai pulpa tidak boleh memakai antibiotik ?

Terimakasih .

admin
May 2, 2014 5:47 am

Dear Angelina,
Pada prinsipnya pemberian antibiotik hanya diberikan jika indikasinya tepat, yaitu jika terjadi infeksi yang disebabkan
olah bakteri. Misalnya terdapat abses/bengkak, disertai demam. Jika belum terdapat gejala seperti itu maka pemberian
antibiotik belum disarankan.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

ali
May 27, 2014 12:41 pm

perawatab gigi gagal ,bagaimana ditangani?

admin
May 28, 2014 4:35 pm

Dear Ali,
Jika perawatan gigi gagal, ada 2 kemungkinan yang dapat dilakukan selanjutnya. Kemungkinan pertama yaitu dilakukan pencabutan jika struktur gigi yang rusak sudah terlalu besar. Kemungkinan kedua adalah dilakukan perawatan ulang jika gigi tersebut masih mungkin untuk dipertahankan dan dikembalikan ke bentuk semula.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,
5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

fatimah
November 17, 2014 1:35 pm

dok….seminggu lalu saya kedoktergigi untuk mnambal gigi saya yg beelubang….tpi waktu itu hanya di tambal dg obat yg mmatikan syaraf llu akn ditmbal sminggu kmudian…llu q datang lgi sminggu kemudian tpi dokternya lg ada kecelakaan…akhirnya aku kedokter lain ssuai petunjuk krn tmbalan obatnya tak boleh lbih dri 7hari katanya bahaya….tpi sma dokter lain gga langsung di tambal…malah dicabut syaraf2nya dn disterilisasi…pa itu perlu?trimakasih
saya mrasa terganggu krn obatnya tersa bau spt pmmbersih rumah sakit dn kni sya ga bsa mkan…trimakasih

admin
November 18, 2014 6:51 am

Dear Fatimah,
Tindakan dokter tersebut benar yaitu melakukan pembersihan saluran akar dan memberi obat terlebih dahulu ke dalam gigi tersebut. Namun jika rasa obatnya terasa sampai sekarang, sebaiknya perlu diperiksa apakah tambalan sementaranya ada yang bocor atau tidak. Karena jika ada yang bocor maka gigi tersebut tidak akan steril.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso< SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Lidya
November 20, 2014 4:44 pm

Dok gigi depan atas saya berlubang. Lalu kata dokternya gigi saya gigi mati. Kemudian dilakukan PSA dan ditambal sementara. Kira kira setelah dilakukan perawatan itu apa bisa lsg tambal permanen pd kunjungan kedua? Gigi saya tidak terasa sakit sama sekali. Namun karena giginya dibagian depan saya malu. Soalnya tambalan sementaranya berwarna putih seperti tembok. Terimakasih

admin
November 21, 2014 8:25 am

Dear Lidya,
Pada kunjungan kedua mungkin saja ditambal permanen apabila memang PSA nya sudah selesai dan saluran akarnya sudah steril. Jika belum selesai maka penambalan tidak dilakukan pada kunjungan tersebut. Namun jika merasa terganggu dengan warna tambalan sementara, Lidya boleh mengutarakan hal tersebut ke dokter yang merawat supaya diberikan tambalan yang lebih estetik, paling tidak supaya tambalan sementaranya tidak terlalu kelihatan dari depan.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

beby ananda
November 22, 2014 9:35 am

Dok saya mau tanya,sya brncana ingin msang bhel tpi ada 1gigi yg blong diblakang sudah masuk kdlam saraf,tpi wktu itu sya sdh ke puskesmas untk mlakukan pncabutan gigi ttpi gigi sya hrs di bor(tambal) klo dcbut akan blong prmanent tpi dokter mnghentikan peng’engboran trsbut dkrnakan sya yg tdk kuat mnahan rasa skit&ngilu stlah itu sya dkasih obat dan sya 3hri lg disuruh kmbali lg ke puskesmas trsbut untuk mlakukan pngeboran kmbali,ttpi sya tdk ke pskesmas trsebut dkrnakan takut krna sakit jdi gigi sya yg sya khwatirkan,jdi gmna sranya dok?
Trimakasih
Beby 13thun

admin
November 24, 2014 11:49 am

Dear Beby,
Yang dilakukan oleh dokter tersebut adalah memasukkan obat ke dalam gigi supaya nanti pada saat dibur kembali, gigi Beby tidak terasa sakit lagi. Jangan takut dan tidak melanjutkan perawatannya karena bolong yang sudah sampai ke dalam saraf sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama agar tidak menimbulkan infeksi. Dan obatnya pun juga disarankan tidak terlalu lama berada di dalam gigi. Jadi sebaiknya Beby kembali lagi untuk melanjutkan perawatan.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Lidya
November 22, 2014 12:42 pm

Dok saya lidya yang kemaren sempat bertanya. Saya tadi ke dokter lain utk menambal gigi. Lah pertamanya kan saya ke dokter A dinyatakan gigi saya mati lalu saya dilakukan PSA namun hanya sampai pada tahap dimana saluran akar saya dibersihkan menggunakan jarum yg bergerigi setelah itu ditambal sementara. Karena dokter A ini mengalami kecelakaan lalu saya periksa di dokter B. Namun di dokter B saya tidak dilakukan PSA. Tambalan sementara saya dibuka lalu lsg diganti tambalan permanen. Apa itu tidak apa apa dok? Mengingat tahap melakukan PSA, setelah saluran akar dibersihkan harus diisi dengan filling dan baru ditutup. Namun td saya tidak merasa saluran akar saya diisi melainkan lsg ditambal.

admin
November 24, 2014 11:48 am

Dear Lidya,
Lebih baik Lidya menanyakan hal itu ke dokter gigi tersebut mengenai apa saja yang dikerjakan terakhir. Biasanya jika dilakukan filling ke saluran akar, dari foto roentgen akan terlihat putih di bagian tengah akar. Namun lebih baik Lidya konfirmasi langsung ke dokter gigi yang menambal.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

deni
November 24, 2014 7:33 pm

Dok.. mau tanya… gigi bagian kanan saya terasa sangat nyeri.. padahal tidak ada lubang pada gigi, tapi saya melihat kejanggalan pada gusi saya dok, sepertinya ukuran gusi saya mengecil kemudian akar gigi bagian luar kelihatan, itukah penyebab nyeri yang saya rasakan dok? Kalau itu penyebabnya, apa yang saya harus lakukan dok? Terima kasih

admin
November 25, 2014 4:12 pm

Dear Deni,
Ada kemungkinan Deni mengalami resesi gusi akibat sikat gigi terlalu kencang sehingga akar gigi terbuka dan mengakibatkan ngilu bahkan sakit. Atau mungkin juga ada lubang pada gigi tersebut. Untuk memastikannya Deni harus ke dokter gigi untuk dilakukan penambalan supaya tidak sakit lagi. Dan lebih baik lagi jika ditunjang dengan pengambilan foto roentgen pada gigi tersebut.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

rendy
December 6, 2014 4:01 pm

Hay dok saya mao tanya nih …
sebelum nya gigi atas saya sebelah kanan berlubang jd kalo pada saat mengunyah makanan akan terasa teramat sakit dok …
trus udah saya tambal baru 1 bulan saya tambal gigi saya keropos dan tambalan nya hancur dok trus gigi saya menjadi berubah warna agak kehitaman seperti nya gigi mati dok ..gigi keropos saya tinggal ujung nya doank tp kalo lg ngunyah makanan trrasa sakit bngt …apa bolong nya udah terkena saraf jd sakit bngt kalo ngunyah makanan …solusi nya gmna dok buat gigi saya yg sudah bolong dan menghitam fab terasa sakit bngt kalo mengunyah makanan …

admin
December 8, 2014 4:22 pm

Dear Rendy,
Jika sisa giginya masih memungkinkan untuk dipertahankan, maka harus dilakukan perawatan saluran akar untuk menghilangkan rasa sakitnya. Setelah selesai perawatan akan dibuatkan mahkota selongsong untuk mengembalikan warna gigi ke warna semula.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Wheny
December 18, 2014 6:11 am

Dok…kemarin gigi saya yg berlubang retak dan tanggal tapi masih meninggalkan sedikit gigi yg menurut saya tepiny tajam…karena melukai lidah saya…sampai-sampai untuk menelan air minum / air ludah saja sakit….sisa gigi tersebut sudah goyang…. untuk hal ini tindakan apa yg harus saya lakukan?
sebelumny saya ucapkan terima kasih

admin
December 19, 2014 4:28 pm

Dear Wheny,
sisa gigi yang sudah goyang dan terasa tajam sebaiknya dicabut seluruhnya agar tidak semakin melukai lidah. lidah yang sudah terluka dapat diberi gel khusus dari dokter gigi agar cepat sembuh.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

rahma
December 18, 2014 11:15 pm

Doc mohon sarannya. Gigi graham saya bengkak dan agak goyah. Beberapa tahun sebelumnya pernah di tambal. Sekarang docter gigi saya merekomendasi saya ke dokter lain karena beliau tidak bisa menemukan saluran akar gigi saya. Di foto ronsen saluran akar jg tdk terlihat. Solusinya gmn ya doc? Terima kasih selumnya.

admin
December 19, 2014 4:27 pm

Dear Rahma,
gigi geraham bengkak dan goyah harus dipastikan dahulu bahwa penyebabnya adalah bukan karena ada bagian yang patah (fraktur) di akarnya. Jika tidak fraktur maka dan masih mungkin untuk dipertahankan, maka dapat dilakukan perawatan saluran akar. Namun jika terdapat kesulitan dalam menemukan saluran akar, cobalah berkonsultasi ke dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG) karena dokter tersebut memiliki keahlian lebih dalam melakukan perawatan saluran akar.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Dicky ramdhani
December 19, 2014 9:54 am

selamat sore dok,saya mau tanya tips yang tepat untuk meredakan sakit yang di karenakan oleh gigi berlubang yang sudah mencapai saraf gigi,untuk sementra sebelum melakukan pemeriksaan secara lebih lanjut ke drg.

admin
December 23, 2014 4:59 pm

Dear Dicky,
Jika kubangnya sudah sampai saraf gigi, harus dilakukan perawatan saluran akar untuk meredakan nyerinya. Dokter gigi yang biasa melakukan perawatan saluran akar adalah dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG).Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Meika Meidina
December 23, 2014 2:41 am

Dok, 2 hari yg lalu saya kecelakaan jatuh dr motor. umur saya 17thn. Dagu saya terbentur aspal sehingga gigi taring sebelah kanan saya patah separoh. saya pikir ini masih bisa ditambal. tetapi tadi malam saya pergi ke dokter gigi, katanya harus dicabut karena jika ditambal bisa kista, tumor bahkan kanker. krn syaraf saya sudah keluar. saya juga dilarang makan dan minum yg panas krn bs memacu pertumbuhan kista. gigi saya juga goyang dok. jadi apakah saya harus cabut gigi? lalu apakah sya hrus pake gigi palsu? gigi saya tidak bs tumbuh lg ya dok? trs gigi yang goyang bisa kembali seperti semula ga dok? terimakasih dokter

admin
December 23, 2014 4:51 pm

Dear Meika,
Gigi yang patah karena terbentur sebaiknya di foto roentgen. Jika gigi tersebut patahnya tidak sampai di bagian akar gigi yang tertutup gusi, maka masih mungkin untuk dipertahankan yaitu dengan dilakukan perawatan saraf gigi. Untuk mengurangi goyangnya diberi splint (diikat ke gigi sebelahnya sampai tidak goyang lagi). Namun jika memang tidak mungkin dipertahankan karena patahnya sudah terlalu jauh di dalam gusi, maka harus dicabut lalu diganti dengan gigi palsu/bridge/implant.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

rizki vadlin
December 31, 2014 1:22 pm

Dok, saya mau nanya nih. Kemarin saya dari dokter gigi. Niatnya mau tambal gigi bagian atas(depan). Ternyata karena gigi saya bolongnya sudah parah, saya harus melakukan perawatan saraf. Nah ini hari kedua, gigi saya berubah menjadi agak kebiruan. Apakah ini normal dok? Terimakasih sebelumnya dok

Rizki vadlin
December 31, 2014 2:25 pm

Dok, saya mau nanya nih. Kemarin saya barusan dari dokter gigi untk tambal gigi bagian atas(depan). Ternyata gigi yang bolong tsb tidak bisa ditambal, harus melakukan perawatan saraf gigi untk mematikan saraf” nya sebelum ditambal. Nah, ini hari kedua dok, gigi yang dilakukan perawatan ini warnanya menjadi agak kebiruan. Apakah yang terjadi pada gigi saya termasuk hal normal dok? Terimakasih sebelumnya

admin
January 2, 2015 1:37 pm

Dear Rizki,
Gigi yang sudah mati dan dilakukan perawatan saraf memang lama kelamaan akan berubah warna menjadi lebih gelap dibandingkan dengan gigi yang masih sehat dan hidup. Hal ini dapat diatasi dengan cara pemutihan gigi setelah selesai perawatan saraf atau dengan dibuatkan gigi tiruan selongsong (mahkota jaket).
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Rizki vadlin
January 3, 2015 10:32 am

Tapi dok sebelum dilakukan perawatan saraf gigi, dokter tsb blg kalo gigi saya ini blm mati. Apa kalo melakukan perawatan saraf gigi, gigi tsb akan dimatikan dok? Terimakasih dok

admin
January 4, 2015 1:13 pm

Dear Rizki,
Perawatan saraf gigi memang salah satu tahapnya adalah mematikan saraf gigi dan membersihkannya dari dalam gigi. Saraf gigi tersebut perlu diangkat (dikeluarkan dari dalam gigi) karena telah terinfeksi kuman, misalnya karena lubang gigi yang sudah dalam sekali sehingga kuman dapat masuk ke rongga saraf di dalam gigi. Jika sudah terinfeksi kuman, maka saraf gigi harus dibersihkan alias dikeluarkan dari dalam gigi sehingga gigi dapat steril kembali dan tidak timbul sakit lagi di kemudian hari. Namun terkadang proses pengeluaran saraf dari dalam gigi terasa sakit sekali jika saraf gigi masih hidup. Untuk itu perlu diberi obat untuk mematikan
sarafnya terlebih dahulu. Setelah sarafnya sudah mati maka proses selanjutnya tidak akan terasa sakit lagi.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Nhea
January 5, 2015 9:04 am

Dok saya tinggal tahap terakhir, yaitu tambal permanent tapi saya tunda dahulu.. apa itu berbahaya atau tidak dok ?

admin
January 5, 2015 11:06 am

Dear Nhea,
Tambalan permanen boleh saja ditunda asalkan tidak terlalu lama (jangan lebih dari 1 bulan) untuk menghindari gigi tersebut pecah/ retak.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Feline
January 8, 2015 3:15 am

Dok, gigi geraham kanan saya berlubang dan sudah ditembel, tetapi karena masih terasa sakit, saya disarankan untuk melakukan psa dan sudah saya selesaikan dengan 5x kunjungan.
Kemarin waktu saya makan, gigi geraham saya tidak enak, dan ternyata sewaktu saya ngaca, gigi saya retak dan pecah. Apa gigi tersebut perlu di cabut? Atau ada cara lain untuk mengatasi? Apa itu berarti dokter gigi nya terlalu menipiskan gigi saya? Terima kasih.

admin
January 9, 2015 5:02 am

Dear Feline,
Perlu atau tidaknya gigi tersebut dicabut tergantung dari sisa struktur gigi yang tersisa apakah masih meungkinkan untuk dipertahankan atau tidak. Jika retak/ pecahnya sampai jauh di bawah gusi maka kemungkinan besar dicabut. Namun jika masih mungkin diselamatkan, kemungkinan akan dipasang post (semacam tiang penyangga ke dalam gigi) lalu dibuatkan crown. Dokter gigi biasanya tidak menipiskan gigi, hanya perlu membuat akses yang cukup di tengah gigi supaya psa nya dapat dilakukan dengan baik.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

dita eriska
January 12, 2015 1:18 pm

Dokk,mau nanya nih,kemaren kan saya ke dokter gigi terus saya lakuin perawatan dengan gigi berlubang di tambal sementara saya disuruh dateng 7 hari lagi atau satu minggu,tapi sampai sekarang tambalan sementara saya belum diganti selama 2 bulan,apakah itu bahaya dok?tapi serasa tidak sakit,apa itu ada bahayanya dok?tolong jawab yahh lagi penting ni dokk

admin
January 13, 2015 11:23 am

Dear Dita,
Perawatan yang dilakukan pada gigi Dita mungkin adalah perawatan saraf karena lubangnya sudah besar sehingga melibatkan saraf gigi. Jika tidak sakit maka Dita sebaiknya tetap datang kembali untuk menuntaskan perawatannya sampai dengan penambalan permanen, sehingga sakitnya tidak kambuh lagi suatu saat. Tambalan sementara dapat menipis ataupun lepas dalam jangka waktu tertentu, maka sebaiknya Dita mengikuti saran dokter gigi tersebut untuk kembali lagi 1 minggu kemudian.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso, SpKG, Dentia Dental Dentist Team

afianto
January 16, 2015 2:19 pm

Ass dok
Me tanya neh dok,bbrp hari lalu sy k dktr gigi maksudnya mw nambal gigi geraham kiri bawah krna dulu pernah di tambal tp lepas,tp stlh di tambal malamnya terasa sakit sekali dan besoknya d bongkar lagi tambalannya,dan dokter bilang skrg perawatan dulu,dan dktrnya memasukan kapas ke dalam lubang dan ditambal sementara bilangnya,tp stlh pulang malamya koq sakit sekali ya,Apa normal kh,?maka musti nunggu smpe 3hr baru k dokter lagi untuk bongkar tambalannya,mohon infonya,mksh
Salam
Afi

admin
January 19, 2015 2:20 pm

Dear Afi,
Biasanya sakitnya akan berangsur hilang. Namun jika malah bertambah parah boleh datang kembali sebelum 3 hari. Jika diresepkan obat harus tetap diminum juga. Jika sakit sekali boleh minum obat penahan sakit seperti misalnya panadol. Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Lazimah
January 22, 2015 3:09 am

Dok, mau tanya, gigi depan saya bagian bawah gusinya turun dan goyang, sehingga rawan sekali tumbuh karang gigi. setelah di rontgen panoramic dokter menyarankan saya melakukan splinting dulu untuk menstabilkan gigi yang goyah, karena saya ingin gusi saya bisa dinaikkan dan sy baru melakukan splinting 2 hari yang lalu. setelah melakukan splinting terasa denyut di gigi tsb, tetapi kalau makan, ngomong tidak terasa, tapi kalau diam terasa lagi denyutnya. menurut dokter saya, itu mungkin karena akar gigi yang terbuka (gusi turun) sehingga sensitif, dan nanti bisa dilakukan pelapisan akar gigi yang terbuka agar tidak sensitif. mohon infonya dok, apa yang harus sy lakukan?

admin
January 22, 2015 11:48 am

Dear Lazimah,
Penyebab gigi goyang tersebut harus diketahui dahulu. Kebanyakan disebabkan oleh karang gigi. Karang gigi lah yang menyebabkan gusi turun, meradang, dan tulang penyangga gigi juga ikut turun. Sebaiknya dilakukan foto roentgen. Ada kemungkinan rasa berdenyut disebabkan karena infeksi pada gusinya menyebabkan infeksi juga pada gigi. Untuk penanganan kasus infeksi gusi dapat dilakukan oleh dokter gigi spesialis gusi (Sp.Perio).
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

dian
January 24, 2015 6:07 pm

Dok. Saya tolong minta pencerahannya dok.
Saya punya gigi awalny sdh bertambal. Tapi kayak ad abses d gusi. Kmudian saya melakukn pengobatan rutin utk mempertahankan gigi trsbt. Klau pakai tambal smentara gigi saya abses trs slm perawatan dok. Jd dokter tsb membrkan gigi yg d bor terbuka. Saya tdk mngalami keluhan dok. Tapi sya telad konsul. Shgg dokter tsb mlakukan dg mematikn syaraf. 1 hr lg saya d suruh dtg. Tp bengkak dok smpe pipi dan gusinya infeksi. 3 hr lg saya d suruh kmbli ddok. Untuk mencabut gigi karna tdk bs d prthnkan gigi saya dok . Pertanyaan saya dok. Apa bengkak d pipi saya ini aman dok? Krn d mtkn syaraf tsb. Saya agak takut dgr syaraf yg dmtkn ni dok. Ap it sementara dok? Mksi dok

admin
January 25, 2015 1:50 pm

Dear Dian,
Gigi yang menyebabkan gusi bengkak terkadang masih dapat dipertahankan (tidak dicabut) yaitu dengan cara dilakukan perawatan saluran akar. Saraf yang ada di dalam gigi tersebut dimatikan untuk kemudian dibersihkan saluran akarnya dari kuman penyebab infeksi dan abses. Proses mematikan saraf aman jika dilakukan dengan prosedur yang benar. Setelah bersih saluran akarnya dan abses sudah sembuh barulah gigi ditambal permanen. Namun ada beberapa hal yang mungkin menyulitkan dalam membersihkan saluran akar sehingga absesnya tetap saja timbul. Jika hal tersebut terjadi ada kemungkinan gigi harus dicabut. Untuk lebih jelasnya Dian dapat bertanya langsung mengenai keadaan bengkak dan gigi Dian ke dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG).
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Hanna
January 24, 2015 6:08 pm

Dok, saya mau tanya, kmrn saya sempat melakukan PSA di sana. Ternyata malamnya setelah dibuat makan, jadi sakit. Sekarang kalau terantuk dengan gigi di atasnya, jadi sakit.
Saya sudah buat janji utk kembali next week. Apakah saya harus balik lagi utk membongkar tambalan sementara ini atau ditunggu sampai next appointment ?
Thanks

admin
January 25, 2015 1:49 pm

Dear Hanna,
Coba ditunggu dulu 1 hari lagi. Bisa juga karena reaksi obat. Jika tidak tahan dengan sakitnya boleh minum ponstan/ panadol sebagai penahan sakit. Apabila hari senin sakitnya tidak hilang maka boleh datang kembali untuk diperiksa kembali.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

ahmad
January 27, 2015 6:34 pm

untuk perawatn akar gigi brapa dok biayanya

admin
January 28, 2015 11:50 am

Dear Ahmad,
Biaya untuk perawatan akar gigi tergantung dr masalah giginya, harus dilakukan pemeriksaan untuk mendapatkan diagnosa perawatan yg tepat, dan kami tdk membahas ttg biaya di media ini.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

aam
January 30, 2015 12:04 pm

Dokter gigi graham saya memiliki lubang dan sudah lebih dari 5 kali perawatan tapi rasa sakit dan linunya tak juga hilang, hingga akhirnya saya di rongen gigi ternyata ada sisa akar gigi yang tertinggal. kemarin dokter malakukan pembedahan untuk mengambil akar gigi tersebut tetapi setelah itu kenapa gigi saya justru lebih terasa linu apalagi bila saya berkumur! apakah itu dari efek pencabutan akar gigi? mohon penjelasannya dokter. terimakasih

admin
January 31, 2015 3:39 am

Dear Aam,
Apabila luka pencabutan belum sembuh, mungkin saja rasa linu berasal dari luka bekas pencabutan. Namun perlu diperiksa juga apakah gigi yang sedang dirawat ikut berkontribusi menimbulkan rasa ngilu atau tidak. Jika dalam beberapa hari rasa ngilunya tidak berkurang dan sepertinya berasal dari gigi yang sedang dirawat, Aam sebaiknya datang kembali ke dokter gigi. Atau dapat datang ke Spesialis Konservasi Gigi (Sp.KG) yang lebih mendalami bidang perawatan gigi.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

arya
January 31, 2015 4:11 pm

Ass..dok
Saya kemarin tambel gigi saya karna sudah bolong..dan sebelumnya sdh pernah ditambal..tp cukup lama tidak kembali menambal krn saya lupa..dan setelah bolong saya kembali tapi dtmpt yg berbeda karn ditmpt peryama saya menambal terasa sakit pada saat ditbal dan setelah ditambal sakit hebat dan bengkak lalu saya setelah tujuh bulan dengan gigi berlubang saya pergi ke rmh sakit untuk menambal dan sesudah ditambal gigi saya dihari keempat sakit saat mengunyah makanan dan saat ditekan dan

arya
January 31, 2015 4:14 pm

Ass dok..
Saat makan dan ditekan sakit dok..karna pada saat sebelum ditambah sakit jadi dokter belum membersihkan secara menyeluruh hanya disemprotkan obat kedalam dan dibersihkan sedikit..jdi gmn yah dok solusinya apakah perlu perawatan saluran akar..

admin
February 3, 2015 3:46 am

Dear Arya,
Betul.. Gigi Arya perlu dilakukan perawatan saluran akar sampai tuntas sehingga tidak terasa sakit lagi saat mengunyah. Dokter yang ahli dalam melakukan perawatan saluran akar adalah dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG).
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Brea
February 1, 2015 6:38 am

Dok, saya seorang wanita berumur 24 thn, tinggi 161cm, berat 70kg. Pada hari selasa lalu, 27/01/2015 tiba-tiba gigi geraham sebelah kanan sakit. Dua2nya ada tambalan, tp geraham yg paling ujung tambalan br 4 bln, sementara yg dpnnya sdh lama sekali. Sdh lebih dr 10thn. Nah yg sakit skrg adalah yg tambalannya baru. Malam hari terasa ngilu. Sampai tdk bs tidur. Nyerinya sampai ke telinga dan leher. 2 Hari kemudian (hari kamisnya)saya baru bisa ke drg, karena 2 hari itu badan saya meriang, ngilu seluruh tubuh. Saat ke drg, tambalan yg baru itu di bongkar, lalu dikasih obat, dan ditambal sementara. Sama drg tsb diberi 2 obat, neuralgin dan natrium diklofenak. Dan disuruh balik lg minggu dpn. rasa nyeri sedikit berkurang. Tp besoknya (jumat, 30/01/2015) nyerinya bertambah parah. Dan hilang timbul sakitnya sampai besoknya. Sabtu sore sdh tdk terasa sakit, saat malampun bs tidur nyenyak. Namun terbangun jam 3 pagi krn nyerinya muncul lg. Saya lalu sikat gigi dan berkumur dgn air garam hangat. Agak reda sakitnya sayapun kembali tidur. Saat bangun jam 8, leher dan telinga saya sakit, giginya pun tambah sakit. Dan sekarang rahang bawah kanan sampai ke leher bengkak. Bahkan sakitnya menjalar sampai gigi yg dpn. Kira2 itu kenapa ya dok? Lalu obat yg diberikan itu apa? Kok kurang mempan.

admin
February 3, 2015 3:45 am

Dear Brea,
Sebaiknya segera ke dokter gigi lagi (bila perlu ke spesialis konservasi gigi Sp.KG) karena gigi tersebut harus dilakukan perawatan saluran akar untuk membersihkan kuman yang sudah masuk ke dalam gigi sampai menimbulkan bengkak. Obat yang diberikan adalah penahan rasa sakit. Namun penyebab utamanya harus segera dihilangkan yaitu dengan perawatan saluran akar. Saat kembali ke dokter gigi, akan dilakukan pembersihan saluran akar yang terdapat di dalam gigi tersebut dan Brea akan diberikan resep antibiotik untuk membantu menghilangkan bengkaknya.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

Ayu
February 5, 2015 11:47 am

Dok, saya mau tanya. saya sedang menjalani perawatan gigi geraham sebelum di tambal permanen. Kamis kemarin dokter mematikan saraf gigi saya dan menutupnya dengan tambalsementara. setelah tiga hari, gusi disekitar gigi geraham saya memutih. Karena saya disuruh kembali dalam waktu satu minggu, maka tadi siang saya berangkat menemui drg saya sekalian menanyakan gusi putih yg saya alami. Kata drg saya, ini memang akibat dari pematian saraf gigi saya. pertanyaan saya, apakah gusi sy tidak apaapa? bisakah gusi putih sy kembali normal? saya sangat risih karena gusi putih saya juga terasa seperti mengelupas. terimakasih

admin
February 6, 2015 1:30 pm

Dear Ayu,
Perlu diperhatikan apakah obat untuk mematikan saraf ada yang keluar dari gigi atau tidak sehingga membuat gusi menjadi putih dan terkelupas. Sebaiknya Ayu memeriksakan giginya kembali dan dokter gigi Ayu akan mengganti obatnya dengan obat lain. Jika bagian putihnya hanya sedikit kemungkinan dapat kembali normal.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

citra
February 7, 2015 12:13 am

Gigu geraham kiri bwh saya berlubang sejak usia SD dan ditambal..tambalan bertahan belasan tahun. Kemudian sktr 4thn lalu tambalan nya mulai pecah. Akhir 2013 saya memutuskan untuk ke dokter gigi.
Setelah bekas tambalan lama dibersihkan, dokter melakukan perawatan saluran akar kemudian di tambal sementara . Pada kunjungan kedua gigi saya lgsg ditambal permanen. Padahal sy pikir yg namanya perawatan saluran akar akan membutuhkan beberapa kali kunjungan sebelum ditambal permanen.

Setelah ditambal menggunakan resin komposit, mmg agak ngilu.. bahkan berbulan2 kemudian. Tapi saya msh bisa makan dgn normal.

Tapi 4hari lalu (2feb2015) tiba2 sy merasakan sakit di gigi tsb, sy minum antalgin dan sakitnya hilang. Tapi tiap kali slsai sikatgigi atau makan, sakitnya kembali. Ini berlangsung selama 4hari. Sampai tadi malam saya merasa sakitnya lebih parah, obat yg diminum tidak ada efeknya lagi. Hari ini ( 7feb2015) saya terbangun dgn kondisi gigi yg tambah sakit.

Perawatan apa yg sebaiknya dilakukan utk kondisi sy dok,?
Sakit ini sdh menjalar ke gigi yg lain, rahang kepala bag.kiri.
Tapi gusinya tdk bengkak.
Kondisi tambalan memang agak terkikis tapi sedikit.

Kira2 apa penyebab sakitnya dok? Knp obat (antalgin,ponstan, asam mefenamat lain) sdh tdk mempan meredam rs sakit?

admin
February 10, 2015 6:24 am

Dear Citra,
Ada kemungkinan perawatan saluran akar harus diulang lagi. Namun perlu dipastikan dulu apakah benar penyebabnya dari gigi tersebut atau dari gigi lain. Oleh sebab itu sebaiknha Citra menemui dokter gigi Spesialis konservasi gigi (Sp.KG) jika memang benar harus dilakukan perawatan ulang pada gigi tersebut.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

eli
February 7, 2015 2:43 pm

Dok sy sedang dlm perwatan gigi ditambal sementara part 2. Gigi graham kiri atas sy berlubang kecil tp sakitnya luar biasa diawal. Setelah 2 kali dtambal gigi masih ngilu sy jadi ragu klo sewaktu2 dokter akan melakukan penambalan permanen pd gigi sy. Krn bgmn cara sy memastikan bahwa gigi sy sudah mengalami perawatan saluran akar yg benar?sehingga sy yakin utk dtambal permanen. Apa harus drontgent gigi dulu? Klo iya dmn sy bisa dpt perawatan lengkap selain klinik kecil dkt rmh sy? drumah sakit mana yg peralatannya tergolong lengkap spt dklinik dentia yg kebetulan sangat jauh dr rmh sy? Thx

admin
February 10, 2015 6:23 am

Dear Eli,
Memang sebaiknya gigi ditambal permanen setelah semua gejala ngilu dan sakit hilang. Foto roentgen juga diperlukan saat menjalankan tahap-tahap perawatan gigi. Eli dapat mencari dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG) yang lebih ahli dalam melakukan perawatan gigi. Biasanya ada di rumah sakit atau di klinik yang agak besar.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

ika
February 8, 2015 6:37 am

Dok saya mau tanya, gigi saya bolong sudah parah sehingga tinggal sedikit sekali. Dan sering sakit bahkan sampai bengkak apa solusi yang cocok untuk gigi saya dok?
Dan saya takut sekali kedokter gigi

admin
February 10, 2015 6:22 am

Dear Ika,
Gigi yang sudah bolong parah dan tinggal sedikit sekali kemungkinan tidak bisa dipertahankan lagi. Sebaiknya Ika secepatnya ke dokter gigi untuk menghilangkan bengkaknya. Tidak perlu takut, di klinik kami mengutamakan painless system.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Te

Shania Evingelinda
February 19, 2015 10:12 am

Dok,gigi saya yang berlubang kemarin di tambal,kemudian setelah 2 bulan gusi bengkak ada di samping gigi saya yang di tambal,semakin lama gusi bengkak menjalar hingga ke gigi sampingnya,apakah saya perlu konsultasi ke dokternya atau hanya perlu di beri cairan kumur seperti lasterine saja ?

admin
February 20, 2015 2:14 am

Dear Shania,
Tambalan tersebut kemungkin sudah sangat dalam sehingga dapat menimbulkan bengkak. Tamabalan tersebut perlu dibongkar untuk kemudian dilakukan perawatan saluran akar. Tidak bisa hanya diberi cairan kumur saja untuk menghilangkan bengkaknya. Shania sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi spesialis konservasi gigi (Sp.KG) yang lebih ahli dalam melakukan perawatan saluran akar gigi.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Ricke Santoso SpKG, Dentia Dental Dentist Team

ing
February 19, 2015 2:17 pm

Dok, 8 bulan yg lalu saya gigi M3 kiri bawah saya di operasi. Tumbuhnya masih separuh, dari hasil rontgen tdk ada masalah karena posisinya menghadap ke atas. karena tdk tahan dengan sakit yg kadang muncul akhirnya sebagai orang awam saya memutuskan untuk di cabut saja (padahal selama gigi permanen tumbuh saya tdk pernah ada pengalaman cabut gigi karena gigi2 saya bagus semua tdk ada masalah bahkan lubang pun tdk ada). Setelah 2 bulan di cabut, tulang rahang saya jd berubah; sebelah kiri bawah jd lebih kecil dari yg kanan. Semua gigi2 yg ada di sebelah kiri juga jd menyempit agak mengarah ke dalam mulut. Gusi jd tipis dan akar2 gigi depan sebelah kiri jd agak keliatan. Berbeda dengan gusi sebelah kanan yg tebal dari garis tengah sampai geraham belakang. Kadang rahang saya suka ngilu dok. Sungguh keadaan ini lebih tdk nyaman dari sebelum M3 saya di cabut (sebelum di cabut sakitnya kadang muncul kadang enggak. Kalo lagi ga sakit paling cuma keram biasa.) Gigi2 kiri atas dan bawah saya posisinya juga jd tidak bertemu. Apa yg terjadi dok? Saya bingung karena tdk ada penjelasan apa2 dari dokter saya sebelum dan sesudah di cabut. Terima kasih dok.

admin
February 23, 2015 2:53 pm

Ing
Untuk kondisi yang dialami saat ini perlu dilakukan pemeriksaan oklusi , untuk itu disarankan berkonsultasi dg spesialis ortodonsi. Dan mengenai keluhan ngilu disebabkan karena terbukanya permukaan akar gigi, untuk mengatasinya perlu tindakan bedah gusi untuk menutup akar.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Djoko Micni SpBM, FICOI Dentia Dental Dentist Team

Rama
March 12, 2015 2:52 am

Dok, saya mau tanya, waktu itu hari sabtu gigi saya terasa sakit sekali, terus saya liat ternyata ada gigi yg berlubang, sakitnya cuma sekitar 2 hari, trus lama2 sampai hari ini gigi tersebut kalau disentuh atau kena gigi atas terasa sakit/ngilu.
Apakah masih bisa ditambal dok?

Rama
March 12, 2015 2:54 am

Oiya 2 hari setelahnya pas gigi tersebut ngilu saya sempat demam

admin
March 12, 2015 11:50 am

Dear Rama,
Rasa sakit seperti apa yang rama rasakan? Apakah sakit berdenyut? Dan kapan terasa sakitnya? Bila sakit berdenyut tanpa penyebab (misalnya sedang tidak melakukan apa-apa lalu tiba2 terasa sakit berdenyut) kemungkinan ada abses di bawah gigi tersebut yg disebabkan kuman pada gigi yg berlubang sudah masuk ke dalam akar gigi. Rasa ngilu masih mungkin terjadi karena saraf gigi tersebut belum sepenuhnya rusak. Pada kasus seperti ini gigi tidak bisa langsung ditambal, harus dilakukan prosedur perawatan saluran akar terlebih dahulu. Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Anna Aurelia, Dentia Dental Dentist Team

Rama
March 13, 2015 4:17 am

Sekarang sudah tidak sakit lagi rapi kalau dipegang atau ditekan gigi atasnya rasnya ngilu gitu dok
Berarti saya haru melakukan PSA ya?

admin
March 13, 2015 7:22 am

Dear Rama,
Ya Rama kemungkinan besar kamu harus melakukan perawatan saluran akar. Sebaiknya Rama datang ke klinik untuk memeriksakan lebih lanjut. Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Untuk informasi, konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut, silahkan hubungi klinik kami, Dentia Dental Care Center 021-5635991,5635992, 5632831, 5130-0818.
Terima kasih, Drg. Anna Aurelia, Dentia Dental Dentist Team

1 2 3 4 8

Leave a Reply

July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031